Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Finalis Puteri Indonesia Jawa Timur ini buat cara Reog tidak di klaim Malaysia lagi.

Finalis Puteri Indonesia Jawa Timur ini buat cara Reog tidak di klaim Malaysia lagi.
Surabaya-KoPi| Dalam pemilihan ajang Puteri Indonesia Jawa Timur pada Sabtu (19/12) masing-masing finalis menampilkan bentuk bakat yang dimilikinya, ada yang dengan tarian indahnya, ada yang dengan tarikan suaranya, dan beragam bakat yang dimiliki lainnya.
 

Sepuluh Finalis Puteri Indonesia ini memperebutkan kursi ajang pemilihan Puteri Indonesia yang mewakili Jawa Timur. 

"Bisa kita lihat sendiri, ada finalis yang memiliki bakat dari dalam dirinya, ada yang dibuat-buat hanya untuk mengikuti ajang ini," ujar Dewi Maharani selaku pembina IAPI (Ikatan Alumni Puteri indonesia)

Menurut Maharani, malam ini merupakan penentuan Puteri Indonesia Berbakat. "Juri akan memilih benar benar berdasarkan bakat yang dimilikinya, sebab menjadi seorang Puteri Indonesia dibutuhkan kecantikan dalam yang meliputi sisi kecerdasan dan pengetahuan, penampilan diri, dan kualitas komunikasi," lanjutnya kepada KoPi.

Yasmin, salah satu finalis Puteri indonesia Jawa Timur asal Ponorogo ini memberikan tari Reog yang dibuatnya sendiri. Apresiasi para juri terhadap karya Yasmin terlihat dari komentar-komentar positif yang diberikannya.

"Saya menciptakan tarian ini sendiri, saya aransemen lagu bersama dengan beberapa seniman Ponorogo dan saya membuat kostumnya juga sendiri," ujarnya di atas panggung.

Menurut pengakuannya,Yasmin telah menari sejak di bangku SMP. Saat ditanya oleh salah satu juri mengenai alasan dibalik tariannya, Yasmin menjawab dengan tegas dan membuat bergidik satu ruangan.

"Saya ingin kembali memperkenalkan dan membudidayakan Tarian Reog, maka saya buat sendiri tarian ini supaya lebih mengesankan. Ini supaya Malaysia tidak kembali mengklaim tarian yang jelas-jelas milik Indonesia," ujarnya di atas panggung dan langsung medapat tepukan tangan dari audiens.

Maharani turut memberikan komentar dengan alasan Yasmin berjuang untuk tarian Indonesia. "Itulah kegiatan positif dari ajang pemilihan Puteri Indonesia Jawa Timur ini, sebab ini merupakan upaya untuk menarik kreatifitas anak muda untuk bisa membanggakan Indonesia," tuturnya.

Pada Minggu malam (20/12) babak final Puteri Indonesia akan diselenggarakan di Hotel Pullman Surabaya. "Pengumuman Finalis dan Puteri Berbakat akan diumumkan besok malam. Tentunya ini menjadi hal yang sangat ditunggu-tunggu," tutup Maharani.

back to top