Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Film Islami "The Message" dilarang tayang di Skotlandia

Film Islami "The Message" dilarang tayang di Skotlandia

KoPi| Film Islami "The Message" produksi tahun 1977 dilarang diputar di sebuah bioskop Skotlandia. Hal tersebut kemudian menuai protes balik karena  pihak bioskop membatalkan pemutaran film meskipun hanya menerima kurang dari 100 keluhan.

Sebelumnya, Grosvenor Cinema di Glasgow berencana memutar film nominasi Oscar karya Moustapha Akkad tentang Nabi Muhammad dan kelahiran Islam, bulan depan. Namun pihak bioskop memutuskan untuk menariknya setelah menerima petisi anonim yang ditandatangani oleh 94 orang, beberapa di antaranya adalah dari luar negri seperti Nigeria, Bahrain dan Arab Saudi.

Pembatalan ini kemudian dikritik oleh Islamic Society of Britain (ISB) dan Masyarakat Sekuler Nasional (NSS), yang mengorganisir pemutaran film. Surat itu ditulis kepada pihak bioskop dan memprotes apa yang disebut "iklim sensor yang dibawa oleh pandangan-pandangan tertentu yang dinilai tidak masuk akal dan merupakan reaksioner beberapa ekstremis agama."

Manager NSS Stephen Evans mengatakan kepada warga: "Sayang sekali bila petisi kecil seperti itu dapat membatalkan pemutaran film tersebut. Kami berharap bioskop akan berubah pikiran untuk tidak membatasi kebebasan bioskop untuk memutar film dan kebebasan penonton untuk menontonnya."

Seorang juru bicara untuk ISB mengatakan: "Sebagai Muslim Skotlandia, kami percaya pada prinsip-prinsip kebebasan berbicara dan telah berusaha selama puluhan tahun untuk mempromosikan hak-hak orang untuk membuat Islam relevan dengan masyarakat Inggris. Pemrotes tersebut saya pikir adalah yang terburuk dari komunitas kami, karena mereka memaksakan keyakinan mereka pada orang lain.

"Kami tidak akan terganggu oleh orang-orang tersebut. Kami menyeru pada Grosvenor untuk mengikuti peraturan yang seharusnya, dan memutar film tersebut."

"The Message", yang dibintangi Anthony Quinn yang ada dalam bahasa Inggris dan Arab versi, telah mengundang kontroversi sejak Akkad mengumumkan rencana untuk mengambil setting di pertengahan 1970-an. Film tersebut dibiayai oleh Maroko, Kerajaan Arab Saudi dan Libya, setelah Hollywood menolak untuk mendanai dan Liga Dunia Muslim menentang itu.

Untuk menghormati beberapa pandangan Islam, film tersebut menghindari setiap penggambaran Muhammad di layar, dengan Quinn berperan sebagai paman nabi, Hamzah. Adegan kadang-kadang ditampilkan dari perspektif Muhammad, tapi suaranya tidak terdengar dan hanya indikasi kehadirannya dengan permainan musik organ cahaya. Meski begitu, film ini menimbulkan kemarahan dari beberapa Muslim yang percaya bahwa Quinn berperan sebagai Muhammad.

Awal tahun ini, Film "Muhammad, Rasulullah" produksi Iran yang beranggaran besar menuai kritik setelah menggambil gambar tangan nabi dan kaki pada masa bayi, dan punggungnya saat remaja. Film karya Majid Majidi, yang merupakan subyek dari fatwa ulama India pada bulan September, dipilih oleh Iran sebagai film yang dikutkan dalam Piala Oscar 2016. |Ganisa Kurniasih|

back to top