Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

FGD Revisi RUU No 16 1992 tentang Karantina Hewan di UGM

FGD Revisi RUU No 16 1992 tentang Karantina Hewan di UGM

Jogjakarta-KoPi| Fakultas Kehutanan UGM mengadakan FGD revisi Rancangan Undang-Undang No 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.

Dalam aplikasinya UU Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan saat ini memiliki banyak kekurangan. Kelemahan terletak pada konten produk perundangan yang tidak sesuai dengan tantangan globalisasi.

Untuk mencapai diskusi yang insentif turut hadir dalam jaring FGD pendapat RUU Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan ini, Tim dari Komisi IV DPR RI, Drs. H. Multazam dan Titik Soeharto.

Dekan Fakultas Kehutanan, Dr. Satyawan Pudyatmoko mengharapkan jaring pendapat revisi RUU Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan akan menjawab persoalan seputar RUU Karantina.

"Revisi UU No 16 Tahun 1992 ini bila disahkan nanti menjadi UU yang memperkuat fungsi Badan Karantina Nasional yang berada di bawah pengawasan Presiden secara lansung," tutur Dr. Satyawan saat sambutan FGD RUU Karantina, Ikan dan Hewan di Auditorium Fakultas Kehutanan UGM pukul 11.00 Wib.

Pasalnya selama ini kinerja Badan Karatina terbagi dalam dua lembaga yakni Pemeriksaaan Karantina Pertanian dan Karantina Ikan.

Sehingga untuk optimalisasi karantina sangat perlu adanya Badan Karantina Nasional.

Seperti yang disampaikan oleh Prof. Drh. Widya Asmara dari Fakultas Kedokteran Hewan UGM, " Hal ini masuk kewenangan karantina hewan, ini masuk karantina tumbuhan jadi adanya saling lempar, maka sangat perlu Badan Karantina Nasional yang terintegrasikan."|Winda Efanur FS|

 

back to top