Menu
Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Prev Next

Festival Tamansari akan kembali digelar

Festival Tamansari akan kembali digelar
Jogja-KoPi| Pentas Seni Kreatif Festival Tamansari akan kembali digelar di Kampung Wisata Tamansari. Sementara sub tema yang akan dibawa pada gelaran kali ini adalah "kupatan".
 
Festival Tamansari ke sembilan ini diwarnai dengan kegiatan seni bertema batik. Baik itu lomba mewarnai batik ataupun talkshow batik.
Tidak hanya kegiatan batik, pengunjung juga akan disuguhi pementasan berbagai macam seni dan budaya seperti seni  karawitan dan tari tradisional khas Tamansari.
Ibnu Dikiyanto, Ketua Paguyuban Tamansari menyampaikan festival ini lebih menekan kan hubungan interaksi antara warga tamansari dengan wisatawan asing dan mancanegara. 
"Berkaitan dengan festival ,kegiatan  merupakan penguatan agar wisatawan domestik dan asing dapat berinteraksi dengan warga tamansari,"katanya saat Jumpa Pers di Dinas Pariwisata DIY,Kamis (13/7).
Pada tahun ini pihaknya lebih menekankan pada kegiatan berkesenian warga Tamansari seperti membatik, gamelan dan Tari. Menurutnya,Sumber daya manusia Tamansari mempunyai potensi wisata yang cukup besar dan dapat mengimbangi situs budaya taman sari sendiri.
Gelaran ini juga mendapat dukungan penuh dari dinas pariwisata(Dinpar) Provinsi DIY. Sekretaris dinpar DIY, Ruse Sutikno , juga menuturkan Kampung Tamansari ini mempunyai potensi wisata batik yang kuat. 
"Kampung tamansari ini mempunyai potensi batik yang kuat, dulunya disana merupakan kampung juragan batik,"terangnya.
Ia menyampaikan dinpar DIY sendiri akan terus memfasilitasi kampung-kampung sejenis tamansari agar menjadi lebih menarik dan menonjol untuk menarik wisatawan.
Pada Festival ini, Bazaar seni dan workshop produk outbond Tamansari pun juga akan digelar di Plaza Ngasem. Gelaran baru ditutup dengan penampilan band asal Jogja seperti Emely Project, Kalpika band, dan Braves Boy.
Festival Seni dan Karnaval budaya ini akan digelar pada Sabtu (15/7) pukul 16.00 sore sampai pukul 22.30 malam. Semua gelaran akan dilakukan di Plaza Ngasem Kompleks Wisata Taman Sari. Acara ini tidak dipungut biaya alias Gratis.
 
back to top