Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Festival Ramadhan, beribadah sambil mengeruk keuntungan

Festival Ramadhan, beribadah sambil mengeruk keuntungan
Surabaya - KoPi | Festival Ramadan Surabaya kembali digelar di halaman Masjid Nasional Al-Akbar (MAS). Festival ini merupakaan agenda tahunan yang diselenggarakan Pemprov Jatim. Kali ini Festival Ramadhan 2015 akan dimulai 17 Juni sampai dengan 13 Juli 2015.
 

Rencananya berbagai kegiatan dilakukan untuk memeriahkan Festival Ramadan kali ini. Di adalah antaranya Jalan Sehat Bershalawat, Pemberian Takjil dan Buka Bersama jamaah setiap hari, dan pameran 150 stan UMKM.

Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf yakin penyelenggaraan Festival Ramadhan tahun ini akan mengeruk keuntungan hingga Rp 5 miliar.

“Setiap kali dilaksanakan antusiasme masyarakat cukup bagus dan semakin banyak peminatnya. Jika tahun kemarin kita dapat sekitar Rp 3 Miliar, maka tahun ini saya optimistis bisa dapat Rp 5 Miliar,” kata Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah Yusuf.

Gus Ipul menyebutkan hal itu didukung dengan adanya fenomena menarik di masyarakat. Setiap kali bulan Ramadan, banyak orang yang berpuasa, namun daya beli masyarakat justru meningkat. Karena itu, kesempatan itu harus dimanfaatkan oleh pihak manajemen MAS. Dengan adanya festival ini, masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah tapi juga penggerak roda perekonomian rakyat. Festival yang telah dilaksanakan selama 11 tahun ini disebut Gus Ipul dapat mengajak masyarakat memperhatikan kepentingan dunia dan akhirat.

back to top