Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Festival Malioboro 2015 tingkatkan wisatawan Jogja

salah satu pertunjukan seni di Festival Malioboro 2015 salah satu pertunjukan seni di Festival Malioboro 2015

Jogjakarta-KoPi| Selama tiga hari sejak tanggal 24-26 Juli Dinas pariwisata DIY menggelar Festival Malioboro 2015 di Monumen Serangan Oemoem 1 Maret. Festival Malioboro 2015 menampilkan pertunjukan seni seperti tarian etnik Indonesia dan fashion show. Bahkan untuk acara puncak Minggu, 26 Juli spesial penampilan Seventeen band dan Symphony Indonesia.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata DIY, Aris Riyanta menuturkan Festival Malioboro 2015 upaya mempromosikan kota Jogjakarta melalui ikon Malioboro. “ Malioboro sebagai ikon kota Jogja semua orang yang ke Jogja pasti ke Malioboro. Malioboro menjadi tempat jual beli aneka cinderamata, pernak-pernik dan aneka barang pedagang kaki lima”, papar Aris saat pembukaan Festival Malioboro 2015 kemarin malam pukul 20.30 Wib.

Secara terpisah Kepala Seksi Promosi Dinas Pariwisata DIY, Putu Kertiyasa menerangkan hadirnya Festival Malioboro 2015 meningkatkan pengunjung ke Malioboro. Adanya ekspo menjadi daya tarik pengunjung. Terutama ekspo dengan stand batu mulia dan akik.

“ Destinasi wisatawan beragam kalau mancanegara tertarik pada pertunjukan seninya. Selain itu yang membuat meriah adanya lomba lesehan untuk mengenalkan kuliner lesehan Jogjakarta”, jelas Putu saat ditemui di kantor Dinpar siang tadi pukul 14.00 Wib.

Putu juga menambahkan Dinpar memiliki komitmen untuk semakin memajukan wisata Jogjakarta. Dinpar berupaya untuk membuka potensi wisata sesuai spesifikasi potensi masing-masing daerah.

“ Wisatawan Malioboro akan terkesan monoton, adanya event salah satu untuk menarik wisatawan. Sementara untuk pengembangan wisata kita terus mempromosikan objek wisata di Jogja. Pengambangan dengan spesifikasi Sleman untuk wisata edukasi, Kulonprogo untuk bisnis dan Gunung Kidul wisata alam”, papar Putu. |Winda Efanur FS|

back to top