Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Festival kucing domestik, kampanye kesejahteraan kucing

Festival kucing domestik, kampanye kesejahteraan kucing

Jogjakarta-KoPi| Menyambut ulang tahun Kota Jogjakarta yang ke-259 UPT Poliklinik hewan mengadakan Festival Kucing dan kelinci Domestik. Festival akan berlangsung pada Ahad, 4 Oktober 2015 bertempat di Pasar Ikan Higienis Jl. Tegalturi, Giwangan.

Kepala UPT Poliklinik Hewan, drh. Sri Pangarti menjelaskan festival meliputi rangkaian acara kontes kucing, pengobatan cacing dan konsultasi gratis serta pameran bazar komunitas.

Festival ini khusus ditujukan pada kucing lokal. Dengan kategori lomba kucing jowo sehat, kucing jowo manis, kucing jowo campuran riwug manis dan manis, dan kucing jowo campuran cepak manis dan sehat.

Selain itu, drh. Sri mengungkapkan kontes kucing bertujuan mengkampanyekan kucing lokal kepada masyarakat. Selama ini masyarakat merasa khawatir dengan kucing lokal, yang dinilai kotor dan berpenyakit. Padahal dibandingkan kucing ras, kucing lokal lebih bermanfaat.

"Kucing lokal berguna menjaga rantai ekosistem dengan memakan tikus," tutur drh. Sri.

Hal senada juga diungkap oleh Wakil Ketua UPT. Klinik Hewan drh. Haris Darmawan miris dengan banyaknya kucing lokal yang mati ditembak masyarakat.

" Festival ini sekaligus menjadi kampanye kepada masyatakat, peduli kesejahteraan hewan agar tidak membunuh hewan sesukanya," jelas drh. Haris.

Festival kucing dan kelinci domestik ini memperebutkan piala Ibu Walikota. Total hadiah Rp 11 juta. Setiap peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp 25 ribu. Tempat pendaftaran UPT. Poliklinik Hewan. |Winda Efanur FS|

back to top