Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Festival Kethoprak antar kabupaten/kota 2014

Festival Kethoprak antar kabupaten/kota  2014

Yogyakarta- KoPi- Ketoprak merupakan salah satu bentuk kesenian tradisi yang masuk dalam kategori teater tradisi yang mempunyai kedekatan dengan masyarakat pendukungnya. Sebagai bentuk pelestarian ketoprak, sekaligus mengangkat ikon seni budaya Yogyakarta yang mencitrakan diri sebagai seni budaya Mataram, Taman Budaya Yogyakarta (TBY) bekerjasama dengan kabupaten dan kota Yogyakarta akan menggelar Festival Ketoprak antar kabupaten/kota se-DIY, 18-19 November 2014 di Gedung Concert Hall Kompleks Taman Budaya Yogyakarta, Jl Sriwedani No 1 Yogyakarta.

Menurut Ketua Panitia Festival Ketoprak 2014, Wasdiyanta, tujuan digelarnya festival kethoprak ini dimaksudkan untuk  menyediakan ruang aktrualisasi diri bagi generasi muda ketoprak di daerah, mengukur tingkat pengembangan dan kreativitas dari masing-masing daerah, menjadi tolok ukur sekaligus pertanggungjawaban seniman pada masyarakat. "

Selain itu festival ini juga untuk menampilkan hiburan membumi serta pesan moral pada masyarakat, serta memetakan kembali hubungan timbal balik ketoprak dan masyarakat. Setiap peserta menampilkan roh ketoprak sebagai ciri ketoprak konvensional wajib disertakan dalam penggarapan antara lain: Keprak, Tembang, Solah Bawa atau Unggah-ungguh, Karawitan Jawa, " ungkap Wasdiyanta.

Berikut ini adalah jadwal pementasan ketoprak dalam Festival Ketoprak 2014. Kontingen Kabupaten Gunungkidul akan mengawali pementasan pada 18 Selain itu Kontingen Kota Yogyakarta bakal tampil dengan mengangkat lakon "Pangeran Raditya" serta Kontingen Kabupaten Bantul menampilkan garapan lakon "Asoka".

Pada tanggal 19 November 2014, naskah berjudul "Kidung Ing Saradan" akan dibawakan oleh kontingen Kabupaten Kulonprogo, sedangkan Kontingen Kabupaten Sleman akan membawakan garapan berjudul "Luluh".

"Kegiatan Festivial Kethoprak ini meruapakan agenda rutian yang digelar setiap setahun sekali oleh Taman Budaya Yogyakarta, dan sumber pendanaan kegiataan ini dari APBD DIY, " ungkap Wasdiyanta. Bertindak selaku juri festival ini : Widayat, Indra Tranggono, Marwoto Kawer, dan Drs. Susilo Nugroho (Den Baguse Ngarso). (*)

back to top