Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Festival Kethoprak antar kabupaten/kota 2004

Festival Kethoprak antar kabupaten/kota  2004

Siaran Perss Taman Budaya Yogyakarta


Yogyakarta-KoPi- Ketoprak merupakan salah satu bentuk kesenian tradisi yang masuk dalam kategori teater tradisi yang mempunyai kedekatan dengan masyarakat pendukungnya. Sebagai bentuk pelestarian ketoprak, sekaligus mengangkat ikon seni budaya Yogyakarta yang mencitrakan diri sebagai seni budaya Mataram, Taman Budaya Yogyakarta (TBY) bekerjasama dengan kabupaten dan kota Yogyakarta akan menggelar Festival Ketoprak antar kabupaten/kota se-DIY, 18-19 November 2014 di Gedung Concert Hall Kompleks Taman Budaya Yogyakarta, Jl Sriwedani No 1 Yogyakarta.

Menurut Ketua Panitia Festival Ketoprak 2014, Wasdiyanta, tujuan digelarnya festival kethoprak ini dimaksudkan untuk  menyediakan ruang aktrualisasi diri bagi generasi muda ketoprak di daerah, mengukur tingkat pengembangan dan kreativitas dari masing-masing daerah, menjadi tolok ukur sekaligus pertanggungjawaban seniman pada masyarakat. “Selain itu festival ini juga untuk menampilkan hiburan membumi serta pesan moral pada masyarakat, serta memetakan kembali hubungan timbal balik ketoprak dan masyarakat. Setiap peserta menampilkan roh ketoprak sebagai ciri ketoprak konvensional wajib disertakan dalam penggarapan antara lain: Keprak, Tembang, Solah Bawa atau Unggah-ungguh, Karawitan Jawa, “ ungkap Wasdiyanta.

Berikut ini adalah jadwal pementasan ketoprak dalam Festival Ketoprak 2014. Kontingen Kabupaten Gunungkidul akan mengawali pementasan pada 18 Selain itu Kontingen Kota Yogyakarta bakal tampil dengan mengangkat lakon “Pangeran Raditya” serta Kontingen Kabupaten Bantul menampil.kan garapan lakon “Asoka”.

Pada tanggal 19 November 2014, naskah berjudul “Kidung Ing Saradan” akan dibawakan oleh kontingen Kabupaten Kulonprogo, sedangkan Kontingen Kabupaten Sleman akan membawakan garapan berjudul “Luluh”.
“Kegiatan Festivial Kethoprak ini meruapakan agenda rutian yang digelar setiap setahun sekali oleh Taman Budaya Yogyakarta, dan sumber pendanaan kegiataan ini dari APBD DIY, “ ungkap Wasdiyanta. Bertindak selaku juri festival ini : Widayat, Indra Tranggono, Murjono, Marwoto Kawer, dan Drs. Susilo Nugroho (Den Baguse Ngarso). (*)

back to top