Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Festival Kethoprak antar kabupaten/kota 2004

Festival Kethoprak antar kabupaten/kota  2004

Siaran Perss Taman Budaya Yogyakarta


Yogyakarta-KoPi- Ketoprak merupakan salah satu bentuk kesenian tradisi yang masuk dalam kategori teater tradisi yang mempunyai kedekatan dengan masyarakat pendukungnya. Sebagai bentuk pelestarian ketoprak, sekaligus mengangkat ikon seni budaya Yogyakarta yang mencitrakan diri sebagai seni budaya Mataram, Taman Budaya Yogyakarta (TBY) bekerjasama dengan kabupaten dan kota Yogyakarta akan menggelar Festival Ketoprak antar kabupaten/kota se-DIY, 18-19 November 2014 di Gedung Concert Hall Kompleks Taman Budaya Yogyakarta, Jl Sriwedani No 1 Yogyakarta.

Menurut Ketua Panitia Festival Ketoprak 2014, Wasdiyanta, tujuan digelarnya festival kethoprak ini dimaksudkan untuk  menyediakan ruang aktrualisasi diri bagi generasi muda ketoprak di daerah, mengukur tingkat pengembangan dan kreativitas dari masing-masing daerah, menjadi tolok ukur sekaligus pertanggungjawaban seniman pada masyarakat. “Selain itu festival ini juga untuk menampilkan hiburan membumi serta pesan moral pada masyarakat, serta memetakan kembali hubungan timbal balik ketoprak dan masyarakat. Setiap peserta menampilkan roh ketoprak sebagai ciri ketoprak konvensional wajib disertakan dalam penggarapan antara lain: Keprak, Tembang, Solah Bawa atau Unggah-ungguh, Karawitan Jawa, “ ungkap Wasdiyanta.

Berikut ini adalah jadwal pementasan ketoprak dalam Festival Ketoprak 2014. Kontingen Kabupaten Gunungkidul akan mengawali pementasan pada 18 Selain itu Kontingen Kota Yogyakarta bakal tampil dengan mengangkat lakon “Pangeran Raditya” serta Kontingen Kabupaten Bantul menampil.kan garapan lakon “Asoka”.

Pada tanggal 19 November 2014, naskah berjudul “Kidung Ing Saradan” akan dibawakan oleh kontingen Kabupaten Kulonprogo, sedangkan Kontingen Kabupaten Sleman akan membawakan garapan berjudul “Luluh”.
“Kegiatan Festivial Kethoprak ini meruapakan agenda rutian yang digelar setiap setahun sekali oleh Taman Budaya Yogyakarta, dan sumber pendanaan kegiataan ini dari APBD DIY, “ ungkap Wasdiyanta. Bertindak selaku juri festival ini : Widayat, Indra Tranggono, Murjono, Marwoto Kawer, dan Drs. Susilo Nugroho (Den Baguse Ngarso). (*)

back to top