Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Fakta baru, AirAsia tidak meledak di udara

Fakta baru, AirAsia tidak meledak di udara

KoPi|Pada hari selasa tanggal 30 Desember 2014 pihak Basarnas memberikan pernyataan baru telah ditemukannya puing-puing dari badan pesawat AirAsia. Penemuan itu berupa pintu darurat, tabung gas, koper berwarna biru yang masih 65% utuh, pelampung dan benda seperti seluncuran evakuasi apabila pintu darurat dibuka.

Benda-benda itu mengapung di Laut Jawa dekat Selat Karimata atau dekat dari Pangkalan Bun. Pada saat itu juga ditemukan juga 3 mayat yaitu 2 orang laki-laki dan 1 orang perempuan yang diduga merupakan awak kabin dari crew Airasia, karena masih menggunakan seragam.  Bayangan seperti badan pesawat juga sudah terdeteksi di kedalaman 25-30 meter di bawah permukaan laut.


Berdasarkan temuan-temuan tersebut pesawat AirAsia tidaklah meledak di atas udara melainkan berusaha untuk mendarat di laut tetapi karena gelombang yang besar sekitar 2-3 meter membuat Aira Asia mengalami hard landing. Lalu, beranjak dari penemuan puing-puing tersebut yang masih menjadi misteri siapakah yang membuka pintu darurat pesawat ? |Dari berbagai sumber|MNC|

 

back to top