Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

Facebook tingkatkan sistem privasi pengguna

Facebook tingkatkan sistem privasi pengguna

KoPi, Kini, akan ada lebih banyak pengguna Facebook yang dapat menyaksikan munculnya sebuah kartun berwarna biru dengan bentuk dinosaurus yang meletus di dinding mereka yang tugasnya akan memperingatkan pengguna untuk memeriksa sistem pengaturan privasi mereka.

Kebobolan informasi pribadi memang bukan hal yang aneh dan ini sering terjadi di situs jejaring sosial. Dan kini, Facebook telah menciptakan satu alat baru yang dapat digunakan oleh para pengguna saat mereka sedang memposting pembaharuan umum.


Fitur ini didesain untuk memperingatkan pengguna mengenai seberapa luas mereka akan membagi postingan mereka, apa aplikasi yang mereka gunakan dan masalah-masalah yang berhubungan dengan privasi lainnya.


Manajer teknik Facebook, Raylene Yung, menyatakan bahwa alat ini adalah wujud tanggapan dan keputusan perusahaan demi meningkatkan kepuasan pengguna. Pihak Facebook juga mengungkapkan bahwa terkadang para pengguna merasa khawatir karena mereka tidak sengaja membagikan sesuatu di akun mereka atau jika mereka berbagi dengan orang yang salah.


Facebook juga akan membuat standar bagi postingan pengguna baru ke “friends”. Sebelumnya, hal ini diarahkan ke “public”.

(Ana Puspita)
Sumber: Foxnews.com

back to top