Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

FA Larang Pemain Meneruskan Pertandingan

FA Larang Pemain Meneruskan Pertandingan

Inggris-KoPi. Aturan yang lebih ketat akan diberlakukan otoritas tertunggi sepakbola Inggris FA.

 

Pemain yang mengalami cedera kepala pada musim depan dilarang meneruskan kiprahnya di lapangan pada pertandingan itu.

Pemain dan manajer di Barclays Premier League akan diberitahu bahwa keputusan dokter adalah final, bahkan jika pemain yang telah mengalami cedera kepala memaksakan tetap ingin bermain.

Sementara itu, pemain yang bahkan diduga kehilangan kesadaran selama pertandingan harus digantikan oleh pemain lain dan tidak diizinkan kembali, di bawah aturan baru yang diumumkan oleh FA (Football Association).

keputusan ini dipicu karena  sejumlah kontroversi gegar otak musim lalu, Kiper Tottenham  Hugo Lloris dan striker Everton Romelu Lukaku keduanya meneruskan untuk bermain meskipun mengalami gegar otak dalam insiden terpisah.


Di Piala Dunia, Alvaro Pereira dari Uruguay bersikeras tetap bermain setelah menepi ke pinggir lapangan setelah bertabrakan dengan Raheem Sterling, pemain timnas Inggris. peraturan Liga Inggris yang baru menyatakan:

"Ketika terjadi cedera kepala serius yang diderita di lapangan (dalam pertandingan atau pelatihan) maka keputusan dari dokter / praktisi medis adalah final."

Ada juga persyaratan baru untuk semua partai di  Premier League untuk memasukkan "terowongan dokter", yang akan mendukung tim dokter dalam mengenali tanda-tanda gegar otak.

Ini akan menjadi kewajiban bagi semua staf medis Premier League untuk membawa 'alat pengenalan gegar otak.

Aturan baru FA menyatakan: "Jika  dugaan cedera kepala telah dikonfirmasi atau diduga kehilangan kesadaran, pemain harus dikeluarkan dari jalannya pertandingan, dan tidak diizinkan untuk kembali ke lapangan.


Sebuah kampanye pengobatan cedera kepala, didukung oleh Premier League, Football League dan League Manager Association, akan disertai dengan program pendidikan dalam hubungannya dengan Asosiasi Pesepakbola Profesional.

Bintang Inggris termasuk Steven Gerrard, Leighton Baines dan Rickie Lambert telah memberikan kontribusi untuk video yang dihasilkan oleh FA.

Direktur Football League Mike Foster mengatakan: "keselamatan pemain adalah yang terpenting dalam semua bidang olahraga dan Premier League memiliki rekam jejak yang kuat memperkenalkan aturan medis yang baru dan ketentuan karena sepakbola semakin berkembang ke level puncak dan tantangan baru selalu muncul.

Gary O'Driscoll,
Dokter Arsenal dan juga ketua asosisasi dokter Premier League, menambahkan: "Sehubungan dengan cedera kepala yang telah terjadi di masa lalu akan menimbulkan persepsi yang sulit dihapus bahwa anda akan bisa terus bermain dan semakin berani."


"Kita perlu memastikan bahwa semua orang menyadari gegar otak, bahwa semua orang memahami bahwa hal itu sama pentingnya dengan cedera lain dan bahwa penanganan yang tepat sangat penting."

 

 

Nora

back to top