Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Elektabilitas Mei 2018: Gus Ipul 47.25% dan Khofifah 42.25%

Surabaya-KoPi | PUSPEK FISIP Universitas Airlangga (Pusat Kajian Pembangunan dan Pengelolaan Konflik) merilis hasil survey terkait dinamika elektabilitas pilgug Jawa Timur 2018.

Survey Puspek FISIP Unair dilaksakan pada 12-19 Mei 2018 di seluruh kabupaten/kota Jawa Timur. Sample diambil dengan multistage random sampling sejumlah 800 orang. Tingkat kepercayaan survey adalah 98 persen dengan margin of error (meo) 2 persen.

Hasil survey menunjukkan bahwa secara umum kandidat No. 2, yaitu Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarnoputri unggul dalam elektabilitas. Pertanyaan "siapakah yang Anda pilih jika dilakukan pencoblosan sekarang?" dijawab 47.25 persen memilih pasangan No. 2 dan 42.25 persen memilih pasangan No. 1 (Khofifah-Emil).

Dukungan terhadap pasangan kandidat gubernur Jawa Timur, Saifullah-Puti, diperoleh dari wilayah Arek (Surabaya, Malang, Sidoarjo, Mojokerto), Tapal Kuda dan Mataraman (dalam). Ketiga wilayah ini menyumbang rata-rata kemenangan ke pasangan No. 2 sampai 47%. Sedangkan kandidat No. 1 memperoleh basis dukungan di Madura (55.9 persen) dan Mataraman (pesisir) seperri Tuban, Lamongan dan Gresik mencapai 56,9 persen.

Pada aspek penerimaan program kandidat, masyarakat Jawa Timur juga menyatakan bahwa program pasangan No. 2 lebih realisitik untuk dijalankan (46.4 persen) dibandingkan kandidat No. 1 (37.6 persen). 

Putu Aditya, Peneliti Puspek FISIP Unair menyatakan bahwa survey ini hanya gambaran secara umum. Perkembangan perilaku pemilih akan tetap dinamis. "Survey tidak bisa dijadikan patokan dalam jangka panjang karena persepsi bisa berubah. Masing-masing kadidat punya peluang sama untuk meraup dukungan masyarakat pemilih." Pungkasnya kepada KoPi.

back to top