Menu
Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Prev Next

Dua warga Jepang mati atau bayar 200 juta dollar

Dua warga Jepang mati atau bayar 200 juta dollar

KoPI| ISIS menyandera dua orang Jepang dan meminta tebusan sebesar 200 juta dolar Amerika Serikat. ISIS memberikan tenggang waktu selama 72 jam. Demikian siaran yang ditujukan kepada Jepang melalui video yang diunggah 20 Januari 2015. 

Tindakan ini dilakukan sebagai aksi balas dendam ISIS terhadap Pemerintah Jepang yang mengumumkan dengan rasa bangga menyumbang 100 juta dolar Amerika Serikat untuk membunuh perempuan, anak-anak serta mengahncurkan rumah-rumah kaum muslimin.

Video yang diidentifikasi sebagai produk Al-Furqan itu menunjukkan dua pria Jepang berbaju orange berlutut dan seorang berbaju hitam yang menghunus pisau. Al-Furqan dikenal sebagai divisi media ISIS yang bertugas menjalankan propaganda.

Menanggapi ancaman warganya, Perdana Menteri Shinzo Abe langsung menggelar jumpa pers hari Selasa di Yerusalem. Abe juga membatalkan kunjungannya demi membuat kesepakatan dengan pelaku penyandraan. |MNC|

back to top