Menu
Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

Prev Next

DPRD: Tower masih dibutuhkan masyarakat

DPRD: Tower masih dibutuhkan masyarakat
Surabaya - KoPi | DPRD Kota Surabaya ikut pusing terkait masalah perijinan tower di Surabaya. Komisi A DPRD Kota Surabaya menyebutkan ada banyak kendala ketika ingin menertibkan tower-tower yang tak berijin tersebut.
 

Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan, jika Pemkot langsung menghentikan operasional tower tersebut, masyarakat yang terkena imbasnya. Penghentian operasi tower otomatis membatasi layanan jaringan seluler yang bisa diakses masyarakat.

Saat ini, keberadaan tower masih dirasa masih diperlukan di Surabaya. Apalagi, menurut Adi, masih banyak blank spot di Kota Pahlawan ini. 

"Makanya kami minta pada pemilik tower yang tak berijin untuk segera mengurus perijinan," ungkap Adi.

Adi membenarkan ada ratusan tower di Surabaya yang tidak memiliki ijin. Namun, tak semuanya merupakan tower "gelap". Dari 290 tower, sudah ada 104 yang sedang dalam proses perijinan, sedangkan 186 tower lain tidak jelas perijinannya.

Adi menyarankan perusahaan telekomunikasi mulai menggunakan alat micro cell. "Dengan micro cell ini kan tidak perlu lagi lahan. Bentuknya mikro, cukup dipancangkan di penerangan jalan umum, kekuatan pancarannya sudah tinggi," ujar Adi.

back to top