Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

DPRD janji jembatani WTT dengan Pemda DIY

DPRD janji jembatani WTT dengan Pemda DIY

Jogjakarta-KoPi| Wakil Ketua DPRD DIY, Darma Setiawan berjanji akan menjembatani tuntutan warga WTT tentang penolakan pembangunan bandara baru ke Pemda DIY.

Dalam sambutan singkat kepada warga WTT yang menggelar aksi mogok makan di depan kantor DPRD siang tadi, Darma mendesak Pemda, terutama Gubernur DIY untuk memberikan penjelasan langsung dengan berkenan menemui warga WTT.
"Saya berjanji melalui DPRD DIY, akan menyampaikan ke Pemda DIY, kita sama-sama menyusun program yang bisa mensejahterakan kehidupan masyarakat, kalau bandara dibangun du Temon masyarakat dapat apa?," jelas Darma.

Secara langsung, Darma mengandaikan persoalan bandara Kulonprogo dengan pembangunan selokan mataram. Pihak Sultan Hamengkubuwono saat itu menjelaskan maksud dan tujuan pembangunan selokan mataram di hadapan seluruh rakyatnya. Respon masyarakat kala itu menyambut baik titah Sultan Hamengkubuwono IX.  Perumpaan inilah yang diharapkan dilakukan oleh pihak Pemda DIY saat ini.

"Itu waktu selokan mataram dibangun, masyarakat beramai-ramai melaksanakan dhawuh Ngarso Ndalem IX, dengan semangat menggali. Karena pada saat itu, Ngarso Ndalem menjelaskan tujuan yang jelas kepada masyarakat, itu (pembangunan bandara) yang akan kita tuntut ke pemerintah daerah," tambah Darma.

Komitmen Darma Setiawan akan mengawal kasus bandara Kulonprogo mendapat simpati dari warga WTT. Atas sambutannya, Darma mendapatkan sekarung hasil kebun warga Temon, Kulonprogo.

Sementara Humas warga WTT, Santos menanggapi adanya aksi mogok makan di kantor DPRD DIY secara pribadi upaya untuk mengetuk perasaan wakil rakyat terhadap apa yang dialami oleh rakyatnya.

"Iya karena dulu di Kepatihan (aksi di Kepatihan kantor Gubernur DIY), tanggapannya susah, ini (kantor DPRD DIY), karena wakil rakyat, bisa menyampaikan aspirasi," papar Santos.
|Winda Efanur FS|

back to top