Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

DPR percaya Budi Gunawan mampu pimpin BIN

DPR percaya Budi Gunawan mampu pimpin BIN

Ketua DPR Ade Komaruddin meyakini calon kepala Badan Intelijen Negara, Komjen Polisi Budi Gunawan, memiliki kemampuan memimpin institusi intelijen itu karena kemampuannya sudah teruji.

"Saya percaya beliau memiliki kapasitas untuk itu," kata Ade di Gedung DPR, Jakarta, Jumat.

Dia menilai kapasitas BG selama ini sudah teruji selama berkarir sebagai polisi dan jabatan terakhir sebagai Wakil Kapolri. Menurut dia, DPR akan memproses pencalonan itu dengan baik dan lancar sesuai harapan semua pihak.

"Sekali lagi, AKD (alat kelengkapan dewan) akan memprosesnya dengan baik dan lancar sesuai dengan harapan," ujarnya.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai Presiden Joko Widodo memiliki hak prerogatif dalam menentukan siapa yang menjadi pembisik utamanya.

Menurut dia, kepala BIN adalah "mata" dan "telinga" Presiden sehingga sosok KaBIN harus orang kepercayaan Presiden. "Karena itu pertimbangan mengangkat kepala BIN cenderung tertutup, DPR hanya menguji dalam uji kelayakan dan kepatutan," kata Fahri.

Fahri percaya Presiden sudah berkomunikasi intensif dengan BG dan menurutnya, terkait masa lalu BG yang pernah diloloskan sebagai Kapolri namun tidak jadi dilantik, udah dituntaskan di tingkat Presiden.

"Saya pikir Presiden tidak mau ambil risiko tanpa bicara lebih dulu," ujar Fahri. |AntaraNews

back to top