Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Dosen UGM buat petisi dukung KPK

Dosen UGM buat petisi dukung KPK
Sleman-KoPi|Sebanyak 450 dosen dan guru besar Universitas Gadjah Mada  menyakan mendukung menolak Pansus Angket KPK . Hal ini disampaikan Pers di Balai Rung UGM, Senin (10/7).
 
Dekan Fakultas Hukum, Prof.Dr. Sigit Riyanto mengatakan sejak launching pertama  tiga hari  lalu, gerakan yang diusung oleh Pusat kajian Antikorupsi FH UGM ini mendapat respon dan dukungan  akademisi UGM yang cukup besar. Kurang lebih dari 450 dosen dan guru besar UGM telah mendatangani surat dukungan penolakan pansus angket KPK.
 
"Sudah ada sekitar 400 an suara yang terdata untuk penolakan tersebut,"katanya.
 
Prof.Sigit  meyakini suara dukungan dari dosen dan guru besar UGM  ini akan terus bertambah. Ia pun menargetkan sampai tanggal 17 Juli  2017 saat deklarasi gerakan akan mengumpulkan sekitar 1000 tanda tangan dari akademisi UGM.
 
Gerakan deklarasi dan dukungan penolakan merupakan sikap akademisi UGM dalam merespon Hak angket KPK yang diusung Pansus angket KPK oleh DPR RI.
 
Akademisi melihat angket KPK merupakan langkah nyata DPR untuk melemahkan gerakan korupsi di Indonesia. 
 
Sigit pun menyampaikan  gerakan yang diusung oleh UGM merupakan  gerakan tingkat nasional dan bagian dari proses melawan korupsi di Indonesia.
 
"Saya kira ini merupakan gerakan tingkat nasional yang bertujuan melawan korupsi di Indonesia,"lanjutnya.
 
Sementara itu, mantan Rektor UGM, Dwikorita Karnawati mengatakan gerakan ini merupakan panggilan nurani dosen UGM untuk mendukung penolakan angket KPK. 
 
Ia juga mengatakan dirinya terpanggil untuk melawan upaya pelemahan gerakan antikorupsi terlepas dari latar belakangnya yang bukan dari ilmu politik atau anggota KPK.
 
Sedangkan Prof.Dr.Muhadjir Muhammad Darwin menegaskan UGM membela KPK merupakan bentuk pengabdian akademisi kepada masyarakat. 
 
Langkah yang ia siapkan untuk saat ini adalah pengumpulan suara dan pemantauan lanjutan pada Pansus Angket KPK.
 
"Agenda kami saat ini adalah menyiapkan seribu tanda tangan, besoknya kami akan mendeklarasikam gerakan kami setelah memantau Pansus Angket KPK, rencana akan kami deklarasikan pada tanggal 17 Juli nanti," ujarnya. |Syidiq Syaiful Ardli
back to top