Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

DOKTOR TURUN KAMPUNG, ADA APA YA?

DOKTOR TURUN KAMPUNG, ADA APA YA?

SLEMAN-Gelar yang melambung tinggi cenderung membuat orang semakin malas tahu dengan lingkungan dan kondisi warga kampung. Ilmu yang semakin banyak bukan menjadi wujud pengabdian tetapi sumber bisnis yang bertumpu pada idealis keuntungan sebesar-besarnya.

Berbeda dengan yang satu ini, Beliau adalah Dr, Arundati Shinta., M.A, akrabnya dipanggil Ibu Shinta. Selain sebagai Kepala Program Studi pada Fakultas Psikologi Universitas Proklamasih 45 Yogyakarta, beliau sudah melalang buana pada kegiatan soasial kemasyarakatan salah satunya adalah Bank Sampah. Dengan bebekal sebagai nasabah bank sampah juga keuletannya, Bu Shinta seringkali memberi contoh berperilaku baik dalam mengumpulkan sampah hingga pemilahannya. Tak tanggung-tanggung jalan pagi pun dimanfaatkan untuk mengumpulkan sampah yang bertebaran di jalan.

Tak berhenti sampai disitu saja, bahkan ia rela turun ke kampung, yakni Dusun Mendiro, (di Pedesaan SUKOHARJO, Kec. Ngaglik, Kab. Sleman, Yogyakarta) memberikan sosialisasi pada warga dusun Mendiro. Hal ini memenuhi undangan Kelompok XIX, Kuliah Kerja Nyata (KKN) universitas Proklamasi 45 YOGYAKARTA yang kegiatannya dilakukan Senin 21 Agustus 2017 pukul 19.30 WIB. Adapun tema yang kami pajang adalah “Sosialisasi Bank Sampah dan Manajemennya”, antusias warga pun turut memberi kobaran semangat saat berlangsungnya diskusi malam itu.

Closing Statement yang diucapkan oleh beliau adalah ”Perilaku membuang sampah pada tempatnya harus sejak dini dipupuk. Kembangkan dengan benar dan teratur pengeloaan Bank Sampah jangan dilihat dari harga kisarannya namun lihatlah dari hasil berperilaku tersebut.” ( Jani Y. Marisan, Ketua Kel. XIX KKN 2017 UP45 JOGJA di Dusun Mendiro).

Kembali lagi beliau menegaskan bahwa sebagai warga yang baik hendaklah memberi contoh terlebih dahulu sebelum mengajak banyak orang untuk aktivitas Bank Sampah. Hendaklah jujur dalam mengelola tabungannya, tambah beliau, Karena kejujuran merupakan nilai tertinggi dalam bermasyarakat.

back to top