Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Dokter mata ini berani melakukan hal ini

Dokter mata ini berani melakukan hal ini
Nganjuk – KoPi | “Sudah beberapa tahun ini saya kesulitan melihat. Pandangan saya makin lama makin kabur. Dokter di puskesmas bilang saya kena katarak dan harus dioperasi. Lha saya bingung mau operasi di mana, di Nganjuk kan tidak ada rumah sakit khusus mata. Terus anak saya bilang, ‘Itu ada klinik mata baru di Warujayeng, klinik mata dokter Erry. Bisa operasi pakai laser’. Wah, kok canggih. Ya sudah, saya coba cek ke sini. Dan saya bersyukur, karena setelah operasi di klinik dr. Erry, penglihatan saya berangsur-angsur mulai membaik,” ujar Pak Sudirman, 61 tahun.

Siapa yang tak terenyuh mendengar pengalaman Sudirman? Sebagai masyarakat yang tinggal di kota kecil seperti Nganjuk, mendapat pelayanan kesehatan dengan teknologi canggih merupakan hal yang langka. Jika mereka ingin mendapat pelayanan kesehatan yang memadai, mereka harus pergi ke luar kota, seperti ke Surabaya.

Dr. Erry Dewanto, Sp.M., dokter spesialis mata dari klinik mata Erry Dewanto Center (EDC) mengatakan, ia berinisiatif mendirikan klinik spesialis mata di Warujayeng, Nganjuk, untuk memudahkan masyarakat mendapat pelayanan kesehatan.

“Dasarnya kan ingin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan. Selama ini kan pelayanan kesehatan mata hanya terpusat di ibukota propinsi. Sekarang, EDC mencoba mengembangkan pelayanan berbasis pada kebutuhan. Di mana masyarakat banyak membutuhkan, di situlah kami datang,” ungkap Dr. Erry.

Dr. Erry menyebutkan, Kabupaten Nganjuk selama ini tidak memiliki klinik spesialis mata. Padahal angka katarak di Kabupaten Nganjuk termasuk tinggi. Hal itu diperparah dengan tidak adanya layanan kesehatan mata seperti klinik spesialis mata di Kabupaten Nganjuk. Kurangnya akses layanan kesehatan mata bisa jadi merupakan salah satu pendorong tingginya angka katarak di kabupaten ini.

Membuka klinik mata di tempat yang sebelumnya tidak pernah dilirik orang lain butuh keberanian besar. Namun, tekad Dr. Erry terbayarkan. Ia merasa bersyukur inisiatifnya dapat membantu masyarakat Nganjuk mendapat layanan kesehatan mata yang lebih baik. Dokter yang gemar mengadakan operasi katarak gratis itu mengatakan, penerimaan masyarakat Nganjuk terhadap klinik EDC sangat baik.

“Memang kebutuhan masyarakat terhadap klinik mata dengan peralatan canggih dan spesialis mata berkeahlian tinggi sangat besar. Selama ini kan pasien katarak di Nganjuk banyak yang tidak tersentuh. Harapan saya, keberadaan klinik EDC Warujayeng ini dapat menurunkan angka katarak di Kabupaten Nganjuk,” ujarnya. | Amanullah Ginanjar W.

back to top