Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Dokter mata ini berani melakukan hal ini

Dokter mata ini berani melakukan hal ini
Nganjuk – KoPi | “Sudah beberapa tahun ini saya kesulitan melihat. Pandangan saya makin lama makin kabur. Dokter di puskesmas bilang saya kena katarak dan harus dioperasi. Lha saya bingung mau operasi di mana, di Nganjuk kan tidak ada rumah sakit khusus mata. Terus anak saya bilang, ‘Itu ada klinik mata baru di Warujayeng, klinik mata dokter Erry. Bisa operasi pakai laser’. Wah, kok canggih. Ya sudah, saya coba cek ke sini. Dan saya bersyukur, karena setelah operasi di klinik dr. Erry, penglihatan saya berangsur-angsur mulai membaik,” ujar Pak Sudirman, 61 tahun.

Siapa yang tak terenyuh mendengar pengalaman Sudirman? Sebagai masyarakat yang tinggal di kota kecil seperti Nganjuk, mendapat pelayanan kesehatan dengan teknologi canggih merupakan hal yang langka. Jika mereka ingin mendapat pelayanan kesehatan yang memadai, mereka harus pergi ke luar kota, seperti ke Surabaya.

Dr. Erry Dewanto, Sp.M., dokter spesialis mata dari klinik mata Erry Dewanto Center (EDC) mengatakan, ia berinisiatif mendirikan klinik spesialis mata di Warujayeng, Nganjuk, untuk memudahkan masyarakat mendapat pelayanan kesehatan.

“Dasarnya kan ingin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan. Selama ini kan pelayanan kesehatan mata hanya terpusat di ibukota propinsi. Sekarang, EDC mencoba mengembangkan pelayanan berbasis pada kebutuhan. Di mana masyarakat banyak membutuhkan, di situlah kami datang,” ungkap Dr. Erry.

Dr. Erry menyebutkan, Kabupaten Nganjuk selama ini tidak memiliki klinik spesialis mata. Padahal angka katarak di Kabupaten Nganjuk termasuk tinggi. Hal itu diperparah dengan tidak adanya layanan kesehatan mata seperti klinik spesialis mata di Kabupaten Nganjuk. Kurangnya akses layanan kesehatan mata bisa jadi merupakan salah satu pendorong tingginya angka katarak di kabupaten ini.

Membuka klinik mata di tempat yang sebelumnya tidak pernah dilirik orang lain butuh keberanian besar. Namun, tekad Dr. Erry terbayarkan. Ia merasa bersyukur inisiatifnya dapat membantu masyarakat Nganjuk mendapat layanan kesehatan mata yang lebih baik. Dokter yang gemar mengadakan operasi katarak gratis itu mengatakan, penerimaan masyarakat Nganjuk terhadap klinik EDC sangat baik.

“Memang kebutuhan masyarakat terhadap klinik mata dengan peralatan canggih dan spesialis mata berkeahlian tinggi sangat besar. Selama ini kan pasien katarak di Nganjuk banyak yang tidak tersentuh. Harapan saya, keberadaan klinik EDC Warujayeng ini dapat menurunkan angka katarak di Kabupaten Nganjuk,” ujarnya. | Amanullah Ginanjar W.

back to top