Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Ditahan gara-gara bertato

Ditahan gara-gara bertato

Sri Lanka-KoPi, Seorang turis asal Inggris “dideportasi” dari Sri Lanka setelah dirinya ditahan di Bandara Internasional Bandaranaike di Colombo karena di lengannya terdapat tato Budha.

Naomi Michelle Coleman, terbang dari India dan ditahan saat dirinya kedapatan memiliki tato berupa Budha yang duduk diatas bunga teratai di lengan kanannya, papar salah seorang polisi Sri Lanka.


Juru bicara dari pihak kepolisian Sri Lanka juga menambahkan bahwa perempuan berusia 37 tahun ini ditahan karena dirinya dinilai telah “menyakiti kepercayaan orang lain”.


Budha adalah agama yang dianut mayoritas etnis Sinhalese dan menggunakan ikon patung Budha dalam tato, menurut budaya, merupakan tindakan yang “tidak menghargai”.


Penahanan Coleman dilakukan atas dasar larangan yang telah ditekankan oleh Kementerian Kebudayaan Thailand pada tahun 2011 yang berisi aturan bahwa turis asing di Sri Lanka dilarang memakai tato Budha.


Ternyata, Coleman bukanlah orang pertama yang terkena masalah gara-gara memiliki tato Budha. Pada tahun 2010, bintang R&B, Akon juga tak bisa mendapatkan visa di Sri Lanka dan harus meminta maaf kepada umat Budha di Sri Lanka setelah videonya yang berisi adegan pesta kolam renang di depan patung Budha menyinggung dan memicu protes dari negara tersebut.



(Ana Puspita Sari)
Sumber: The Independent

back to top