Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Diskusi film Thin Ice, pemanasan global itu nyata

Diskusi film Thin Ice, pemanasan global itu nyata
Surabaya- KoPi| Sebuah film karya Simon Lambs film yang diluncurkan pada tahun  2013 lalu menjadi topik utama dalam diksusi yang dihadiri oleh ragam komunitas dan mahasiswa di Surabaya, di Coffee Toffe Jatim Expo pada selasa (1/8) malam. Diskusi yang dipimpin oleh Stuart Bruce, Climate Adviser dari Kedubes Inggris untuk Indonesia ini menggebrak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan.

Pasalnya, film dokumenter tersebut menceritakan bagaiamana para saintis di belahan dunia bekerja mempelajari  apa yang sedang terjadi pada bumi kita terkait dengan fenomena pemanasan global. “Film ini memberikan saya jawaban bahwa perubahan iklim itu sangat nyata, dan ada dampaknya. Semoga film ini menjadi assist bagi masyarakat untuk mulai memperdebatkan tentag apa yang bisa dilakukannya,” tutur Stuart.

Penyebab utama dalam perubahan iklim, sebagiamana yang diceritakan dalam film tersebut adalah gas karbondioksida. Penggunaan manusia dalam energi yang dihasilkan memunculkan karbondioksida. Gas tersebut dengan mudah diserap, sehingga menghasilkan suuhu global yang semakin panas.

“Dampak yang terjadi pada Indonesia sangatlah banyak. Banjir, kebakaran, kelangkaan pangan dan termasuk semakin ilangnya pulau pulau yang dimiliki Indonesia,” ujar Stuart.

Stuart mengatakan bahwa Indonesia memiliki peran sangat penting pada COP 21 UNFCCC di Paris pada bulan Desember mendatang

“Indonesia memiliki suara terpenting dalam konferensi tersebut. Selain sebagai paru-paru dunia, Indonesia memiliki alam yang bisa terkena imbas secara luas. Bukan berarti sebagai negara berkembang, Indonesia tidak memiliki peran. Justru, seluruh negara harus bahu-membahu, saliing mengurangi emisi  untuk mencegah pemanasan global,” lanjutnya.

Diskusi yang dihadiri oleh ragam komunitas pencinta lingkungan ini bertujuan untuk bersama dalam peran untuk menyelamatkan dunia. “Kita semua tentunya ingin bisa menyelamatkan dunia. Agar cucu kita punya kehidupan yang lebih baik. Jangan sampai kita menunda penyelamatan kita dan kemudian hari menyesali bahwa kita sudah sangat terlambat,” tutur Stuart. |Labibah|

back to top