Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Disidang teman SMP, penjahat ini menangis di ruang sidang

Disidang teman SMP, penjahat ini menangis di ruang sidang
KoPi | Ruang sidang sepertinya bukan tempat yang tepat untuk reuni SMP. Tapi itulah yang terjadi pada Arthur Booth. Booth yang menjadi terdakwa perampokan disidang oleh Hakim Mindy Glazer, teman masa SMP-nya.
 

Saat itu Glazer hendak memulai sidang terhadap seseorang yang ditangkap dengan tuduhan perampokan. Namun ia sadar ia pernah melihat orang tersebut sebelumnya, yaitu di masa SMP bertahun-tahun lalu.

Glazer meminta terdakwa Arthur Booth berdiri dan bertanya apakah ia pernah bersekolah di SMP Nautilus, Florida. Booth menengadah dan membenarkan, lalu ia mengenali sang hakim.

Seketika itu Booth tersenyum lebar, namun sesaat kemudian ia sadar ia berada di keadaan yang sangat memalukan. Ia menutup mukanya dan menangis.

"Saya selalu bertanya-tanya apa yang terjadi pada Anda. Saya menyesal bertemu Anda di sini," kata Glazer.

"Dia adalah anak paling baik di SMP. Saya sering bermain sepak bola bersamanya," tambah Glazer ketika Booth tak bisa berhenti menangis.

Meski demikian Glazer tetap memberikan putusanyang obyektif. Ia menetapkan uang jaminan untuk Booth sebesar 44.000 dollar.

Sepupu Booth, Melissa Miller mengatakan, Booth sebenarnya siswa yang cerdas. Ia sempat mendapat beasiswa dan menjadi atlet sekolah. Namun narkoba merenggut kehidupannya dan Booth berubah menjadi kriminal.

Miller berharap reuni tak terduga antara Booth dengan Glazer tersebut menjadi panggilan agar Booth kembali ke jalan yang benar. | Daily Mail

back to top