Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Disetujui tes Ebola, mendeteksi Ebola dalam 3 jam

The logo of Swiss pharmaceutical company Roche is seen outside the Shanghai Roche Pharmaceutical Co. Ltd. headquarters in Shanghai May 22, 2014. The logo of Swiss pharmaceutical company Roche is seen outside the Shanghai Roche Pharmaceutical Co. Ltd. headquarters in Shanghai May 22, 2014.

Afrika Barat-KoPi| Penyebaran virus Ebola terus meningkat. Banyak korban yang terlihat sehat ternyata mengidap virus mematikan itu. Untuk membendung peyebaran virus Ebola para peneliti dari kesehatan Amerika Serikat menemukan alat tes virus Ebola.

Dilansir dari reuters, Roche Holding AG mengatakan pihak regulator kesehatan AS menyetujui alat tes virus Ebola. Tes ini berguna untuk menangani keadaan darurat wabah penyakit dari Afrika Barat itu.

The Food and Drug Administration (FDA) telah menyetujui Roche LightMix Ebola Zaire RRT-PCR telah diujikan kepada pasien gejala infeksi virus Ebola Zaire, kata produsen obat Swis.

Roche mengatakan tes LightMix dapat menunjukan hasil dalam waktu tiga jam. Sehingga pengobatan dapat secepatnya.

Di bawah pengawasan laboratorium tertentu di Amerika Serikat dan negara-negara lain telah diizinkan untuk menggunakan tes ini. Untuk jangka waktu terbatas mendeteksi jenis Ebola yang telah menyebar di Afrika Barat.

Sayangnya Tes, yang dibuat oleh TIB MOLBIOL GmbH dan didistribusikan oleh Roche, belum mendapat persetujuan oleh FDA untuk penggunaan umum.

Sementara data menunjukan korban tewas akibat Ebola telah meningkat menjadi 7.588 dari 19.497 kasus yang dicatat oleh epidemi tahun-di Afrika Barat, kata Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan Rabu lalu. |reuters.com|Winda Efanur FS|

back to top