Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Disbud terus genjot promosi museum Jogja

Museum Benteng Vredeburg Museum Benteng Vredeburg

Jogjakarta-KoPi| Dinas Kebudayaan Kota Jogja tengah meningkatkan upaya mendekatkan museum kepada masyarakat. Beberapa program yang telah berjalan seperti wajib mengunjungi museum denga bus wisata, renovasi dan fasilitas museum,dan membuat profil museum yang disebarkan melalui media massa.Di Jogjakarta sendiri terdaftar 42 museum dengan 33 diantaranya di bawah Badan Musyawarah Museum (Baramus).

Kepala Bidang Sejarah Purbakala Kota Jogja, Erlina Hidayati menjelaskan secasra khusus Dinas kebudayaan menggandeng tim kreatif Jogja untuk menjalin kerjasama. Khusus membicarakan perkembangan museum ke depan.

“ Kita undang mereka, kami berdsiskusi di situ, perkembangan museum seperti apa, menurut temen-temen dunia kretaif seperti apa yang layak,” kata Erlina.

Anggaran dana pembinaan museum menggunakan dana istimewa total menyentuh Rp 19 milyar. Alokasi dana untuk perbaikan dan pembangunan baru ruang museum. Seperti Museum pangeran Diponegoro di Tegalrejo.

“ Perbaikan fisik dan bangun baru, itu museum tidak layak bahan edukasi disangat kurang, kami bangun ruang audio kantor pegelola dan ruang koleksi,” tambah Erlina.

Sementara untuk optimalisasi pembinaan museum, tim dari Baramus DIY masih menunggu untuk ketentuan akreditasi museum. Melalui akreditasi museum diklasifikasi mana yang layak dijadikan museum maupun tidak.

“ Belum jelas akreditasi untuk instruksi lebih lanjut, nanti akan diklasifikasi maya yang layak jadi museum tau tidak, yang tidak akan kita bina lagi,” pungkas Erlina. |Winda Efanur FS|

back to top