Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Disangka anjing, petani pelihara beruang selama 2 tahun

Disangka anjing, petani pelihara beruang selama 2 tahun
KoPi | Entah kurang beruntung atau memang dibodohi, seorang petani di Yunnan, China Selatan, tanpa sadar memelihara beruang di pekarangan rumahnya. Awalnya Wang Kayui membeli 2 ekor anak anjing hitam dari seseorang asal Vietnam yang mengatakan keduanya akan jadi anjing penjaga yang baik.
 

Selama 2 tahun, ia membesarkan kedua anak anjing tersebut, bahkan sering memandikan mereka. Namun yang mengherankan, bulu mereka sangat kasar, punya nafsu makan yang sangat besar, dan tumbuh makin besar tiap hari.

Anehnya lagi kedua anjing tersebut sangat doyan ayam hidup. Mereka senang sekali mengejar ayam milik Wang dan memakannya.

Suatu hari petani tersebut mengunjungi pameran hewan-hewan dilindungi yang diadakan di kotanya. Saat melihat-lihat koleksi pameran tersebut, alangkah terkejutnya ia karena melihat hewan yang sama persis dengan yang ada di pekarangan rumahnya.

Hewan tersebut adalah beruang hitam Asia, hewan yang termasuk spesies dilindungi di China. Karena khawatir, petani tersebut lalu mengontak pejabat setempat untuk mengecek kedua anjing miliknya.

Hasilnya tentu bisa ditebak. Penjaga Hutan mengatakan kedua "anjing" tersebut adalah beruang hitam Asia. Wang akhirnya meminta bantuan polisi untuk mengirim mereka ke pusat rehabilitasi hewan liar. Si petani yang kehilangan "anjing" pun terpaksa mencari anjing baru pengganti mereka.   |The Dodo, DailyMail

back to top