Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Disangka anjing, petani pelihara beruang selama 2 tahun

Disangka anjing, petani pelihara beruang selama 2 tahun
KoPi | Entah kurang beruntung atau memang dibodohi, seorang petani di Yunnan, China Selatan, tanpa sadar memelihara beruang di pekarangan rumahnya. Awalnya Wang Kayui membeli 2 ekor anak anjing hitam dari seseorang asal Vietnam yang mengatakan keduanya akan jadi anjing penjaga yang baik.
 

Selama 2 tahun, ia membesarkan kedua anak anjing tersebut, bahkan sering memandikan mereka. Namun yang mengherankan, bulu mereka sangat kasar, punya nafsu makan yang sangat besar, dan tumbuh makin besar tiap hari.

Anehnya lagi kedua anjing tersebut sangat doyan ayam hidup. Mereka senang sekali mengejar ayam milik Wang dan memakannya.

Suatu hari petani tersebut mengunjungi pameran hewan-hewan dilindungi yang diadakan di kotanya. Saat melihat-lihat koleksi pameran tersebut, alangkah terkejutnya ia karena melihat hewan yang sama persis dengan yang ada di pekarangan rumahnya.

Hewan tersebut adalah beruang hitam Asia, hewan yang termasuk spesies dilindungi di China. Karena khawatir, petani tersebut lalu mengontak pejabat setempat untuk mengecek kedua anjing miliknya.

Hasilnya tentu bisa ditebak. Penjaga Hutan mengatakan kedua "anjing" tersebut adalah beruang hitam Asia. Wang akhirnya meminta bantuan polisi untuk mengirim mereka ke pusat rehabilitasi hewan liar. Si petani yang kehilangan "anjing" pun terpaksa mencari anjing baru pengganti mereka.   |The Dodo, DailyMail

back to top