Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Dinsoskertrans kota percepat pemberlakuan KMS

Dinsoskertrans kota percepat pemberlakuan KMS

Jogjakarta-KoPi| Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Sosial Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kota mencanangkan program Kartu Menuju Sejahtrera. Sebelumnya penggodokan program ini berlangsung beberapa bulan lalu. Namun penyelesaian kelengkapan program pada akhir Desember 2015.

Kepala Bidang, Dinsoskertrans Kota, Hadi Muhtar menjelaskan Pemkot memerintahkan segera memberlakukan progam KMS di tahun 2016. "KMS program Manfaat perlindungan dari Pemkot. Sebenarnya sudah selesai 31 Desember lalu, baru kami publikasikan sekarang, karena menyelesaikan data administrasi (kepesertaan KMS)," jelas Hadi saat konferensi pers di Humas Balaikota pada Senin, 18 Januari 2016.

KMS berafiliasi dengan program Jaminan Perlindungan Sosial yang telah diselenggarakan pemkot pada tahun 2014 lalu. Pada tahun 2014 lalu jumlah kepesertaan KMS sebesar 18.881 KK.

Dari jumlah verifikasi data yang masuk sebesar 26.153 KK. Sementara sebanyak 7.272 KK berasal dari usulan RT/RW setempat. Kepesertaan KMS hingga tahun 2015 ini mencapai 18.730 KK atau 14,39 dari total 410.880 jiwa se-kota Jogja.

Hadi mengakui terdapat penurunan dari tahun 2014 ke tahun 2015 sekitar 150 KK. Penurunan tersebut disebabkan karena seleksi administrasi. Sementara Kasi Strategi Pemasaran Dinsoskertrans Tri Maryatun menjelaskan salah satu parameter KMS dari indikator pendapatan keluarga.

"Tahun 2014 sebesar 18.881 itu dari kriteria nilai parameter, jumlah dari pendapatan dan aset keluarga. Kita batasi Rp 400.000- Rp 500.000 per bulan," jelas Tri.

Tri menjelaskan antara KMS 2014 dengan 2015 tidak ada perbedaan dalam sisi layanan. Justru pada tahun 2015 hingga 2016 pengoptimalan program KMS.

Program KMS memberikan layanan sosial kepada warga Kota Jogja. Berupa bantuan pendidikan, pengurusan kematian dan kesehatan. |Winda Efanur FS|

back to top