Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Puing yang diduga milik MH370, ditemukan di Pulau Reunion

Puing yang diduga milik MH370, ditemukan di Pulau Reunion
KoPi | Sebuah puing-puing pesawat ditemukan di lepas pantai pulau Reunion. Lokasi ini merupakan sebuah pulau yang terletak sekitar 500 mil sebelah timur dari Madagaskar Afrika, di Samudera Hindia.

Saat ini, puing tersebut sedang diperiksa untuk memastikan apakah puing tersebut merupakan bagian dari hilangnya pesawat Malaysia Airliner MH370. Puing tersebut didga milik pesawat Boeing 777 yang kemungkinan besar adalah pesawat maskapai Malaysia Airliiner MH370.

Analisis penerbangan CNN, Mary Schiavo mengungkapkan kepada CNN, “Jika ini adalah nagian dari 777, kita bisa yakin bahwa ini datang dari MH370 karena belum ada banyak kecelakaan 777 dan belum pernah terjadi di wala itu” ujarnya seperti yang dilansir dair CNN.

Namun, seorang anggota dari Angkatan Udara Prancis menegaskan bahwa terlalu dini untuk memastikan kepingan tersebut milik MH370.

Apalagi dengan fakta bahwa Pulau Reunion terleta lebih dari 6.400 kilometer sebelar baratdaya tempat terakhir kali MH370 terdeteksi radar.

Namun, pergerakan puing hingga ribuan kilomete sangat mungkin terjadi. Apalagi disertai dengan derasny arus di Samudera Hindia.

Saat ini pihak Malaysia Airlines telah mengirim utusan menuju Pulau Reunion. Sebelumnya, Malaysia Airlines dinyatakan hilan pada 8 Maret 2014 dengan membawa 239 penumpang dan awak. | Labibah

back to top