Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Dibutuhkan biaya yang besar untuk rekonstruksi Gaza

Dibutuhkan biaya yang besar untuk rekonstruksi Gaza
Gaza-KoPi- Membangun kembali Gaza akan menelan biaya lebih dari $ 7.800.000.000. Otoritas Palestina mengatakan pada hari Kamis bahwa jumlah tersebut termasuk dalam penilaian yang paling komprehensif. 

Seluruh lingkungan dan infrastruktur vital akan diratakan dan diganti dengan bangunan baru.

Biaya pembangunan kembali 17.000 rumah Gaza yang hancur karena bom Israel akan menghabiskan dana sebesar $ 2.500.000.000, Otoritas mengatakan.

Sedangkan pembangunan kembali pada sektor energi akan membutuhkan biaya sebesar $ 250.000.000 yang sebelumnya pembangkit listrik Gaza hancur terhantam dua rudal Israel. 

Penilaian PA juga mengungkapkan bahwa sektor pendidikan jalur ini akan membutuhkan biaya sekitar $ 143.000.000. Sekitar setengah juta anak-anak tidak bisa kembali bersekolah karena sekolah mereka rusak. 

Sebagian bangunan sekolah lainnya yang masih layak, digunakan sebagai tempat mengungsi atau rumah sementara mereka. 

Lebih dari 106.000 orang dari 1,8 juta penduduk Gaza membutuhkan rumah baru sebagai tempat tinggal mereka. Untuk sementara, mereka tinggal di tempat penampungan yang disediakan oleh PBB.

Irfan Ridlowi

Sumber: reuters.com

 

back to top