Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Dianggap biang keladi kekalahan, Van Gaal bela Romero

Sergio Romero. (foto: AFP) Sergio Romero. (foto: AFP)
KoPi | Kekalahan Manchester United atas Swansea City semalam (30/8) membuat kiper United, Sergio Romero menuai kritikan. Kiper asal Argentina itu dituduh sebagai biang keladi kekalahan perdana Setan Merah di Liga Primer Inggris musim ini.

Namun, arsitek Manchester United, Louis van Gaal membela Romero. Pelatih asal Belanda itu menolak untuk menyalahkan Romero atas lahirnya dua gol tim lawan.

Setelah Juan Mata membuat The Red Devils unggul di awal babak kedua, Romero harus rela memungut bola dari gawangnya hasil sundulan Andre Ayew hanya 13 menit setelah gol Mata. Lima menit kemudia, giliran Bafetimbi Gomis yang sukses mengoyak gawang Romero. Skor 2-1 pun mengakhiri laga untuk tim tuan rumah Swansea.

Kedatangan Romero direncanakan oleh Van Gaal sebagai pengganti kiper David De Gea yang dispekulasikan akan hengkang untuk gabung Real Madrid, meski nyatanya sampai detik ini De Gea masih berseragam Manchester United.

Tapi ketika ditanya apakah Van Gaal kecewa dengan penampilan Romero, Van Gaal mengatakan: “Apa yang saya selalu katakan adalah bahwa kesalahan bisa saja di depan dan tidak hanya di baris terakhir. Anda selalu dapat menganalisis kesalahan tapi saya tidak berpikir itu adalah cara yang baik.”

Van Gaal menambahkan menjadi pemain di barisan belakang memang selalu mendapat tekanan tinggi ketika tim diserang.

“Anda harus melihat bagaimana tim ini bertahan sebagai sebuah tim dan kemudian saya tahu apa kesalahan yang telah dibuat. Pada akhirnya, tentu saja, tekanan untuk bek terakhir atau kiper selalu lebih tinggi.

“Jadi saya tidak setuju ketika Anda hanya mengatakan, atau ingin menulis, bahwa kiper saat ini tidak begitu baik. Hal ini tidak seperti itu,” tutur pelatih 64 tahun ini. | Aditya Wicaksana WP

back to top