Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Dianggap biang keladi kekalahan, Van Gaal bela Romero

Sergio Romero. (foto: AFP) Sergio Romero. (foto: AFP)
KoPi | Kekalahan Manchester United atas Swansea City semalam (30/8) membuat kiper United, Sergio Romero menuai kritikan. Kiper asal Argentina itu dituduh sebagai biang keladi kekalahan perdana Setan Merah di Liga Primer Inggris musim ini.

Namun, arsitek Manchester United, Louis van Gaal membela Romero. Pelatih asal Belanda itu menolak untuk menyalahkan Romero atas lahirnya dua gol tim lawan.

Setelah Juan Mata membuat The Red Devils unggul di awal babak kedua, Romero harus rela memungut bola dari gawangnya hasil sundulan Andre Ayew hanya 13 menit setelah gol Mata. Lima menit kemudia, giliran Bafetimbi Gomis yang sukses mengoyak gawang Romero. Skor 2-1 pun mengakhiri laga untuk tim tuan rumah Swansea.

Kedatangan Romero direncanakan oleh Van Gaal sebagai pengganti kiper David De Gea yang dispekulasikan akan hengkang untuk gabung Real Madrid, meski nyatanya sampai detik ini De Gea masih berseragam Manchester United.

Tapi ketika ditanya apakah Van Gaal kecewa dengan penampilan Romero, Van Gaal mengatakan: “Apa yang saya selalu katakan adalah bahwa kesalahan bisa saja di depan dan tidak hanya di baris terakhir. Anda selalu dapat menganalisis kesalahan tapi saya tidak berpikir itu adalah cara yang baik.”

Van Gaal menambahkan menjadi pemain di barisan belakang memang selalu mendapat tekanan tinggi ketika tim diserang.

“Anda harus melihat bagaimana tim ini bertahan sebagai sebuah tim dan kemudian saya tahu apa kesalahan yang telah dibuat. Pada akhirnya, tentu saja, tekanan untuk bek terakhir atau kiper selalu lebih tinggi.

“Jadi saya tidak setuju ketika Anda hanya mengatakan, atau ingin menulis, bahwa kiper saat ini tidak begitu baik. Hal ini tidak seperti itu,” tutur pelatih 64 tahun ini. | Aditya Wicaksana WP

back to top