Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Di masa depan, hp-mu bisa deteksi kapan kita tertular penyakit

Di masa depan, hp-mu bisa deteksi kapan kita tertular penyakit
KoPi| Smartphone telah menjadi bagian dari hidup kita. Bahkan, sekarang timbul masalah baru karena semua gerak-gerik kita bisa terlacak melalui perangkat pintar tersebut. Kecanggihan smartphone dalam melacak gerak-gerik kita ternyata tidak hanya bisa digunakan untuk memata-matai, namun juga untuk mendeteksi penyakit.
 

Dr. Allison Aiello, ahli penyakit epidemik dari University of North Carolina, baru-baru ini mempublikasikan penelitian yang menunjukkan bahwa data smartphone dapat digunakan untuk mengidentifikasi orang yang terkena flu. Di negara-negara sub-tropis, penyakit flu menjadi penyakit mematikan dan membunuh ribuan orang setiap tahun.

Seperti dilaporkan Huffington Post, pada tahun 2013, Aiello memberikan smartphone pada 103 mahasiswa di enam asrama di University of Michigan. Smartphone tersebut dilengkapi aplikasi yang mampu merekam kapan mereka saling berdekatan. Para mahasiswa tersebut juga diminta mengisi survei online tiap minggu untuk melaporkan segala aktivitas kesehatan, interaksi sosial, dan gejala-gejala flu. Mahasiswa yang menderita gejala flu juga akan dites untuk mendeteksi virus di dalam tubuh mereka.

Dengan menggunakan analisa statistik, mereka mampu mengidentifikasi siapa yang melakukan kontak dengan penderita flu. Para peneliti juga mampu memonitor berapa lama waktu yang diperlukan seseorang untuk sembuh dari flu. |Huffington Post|

back to top