Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Di Jerman ada robot bunuh manusia

Di Jerman ada robot bunuh manusia
Sebuah robot yang merupakan alat bantu manusia, malah justru berbalik menyerangnya. Di Jerman, seorang kontraktor mobil Volkswagen tewas dibunuh sebuah robot. Pria naas tersebut tewas seketika.

Juru bicara Volkswagen (VW), Heiko Hilwig seperti dilansir dari The Associated Press mengatakan pria tersebut meninggal di lokasi produksi Baunatal, sekitar 100 kilometer arah utara Frankfurt.

Perusahaan VW memang dikenal sebagai perusahaan yang memanfaatkan bantuan robot untuk mengganti beberapa pekerjaan manusia. seperti merakit dan membuat mobil mereka.

Hillwig tidak menyebutkan nama pria yang berusia 22 tahun. Namun korban tersebut merupakan bagian dari tim yang mengoperasikan robot di perusahaan otomotif tersebut. Sang robot menarik korban dengan paksa dan meremuknya dengan melemparnya ke sebuah plat metal.

Hillwig mengatakan penyebab insiden tersebut adalah adanya human error. Karena robot tersebut diprogram untuk melakkan proses perakitan. Menurutnya biasanya robot tersebut beroperasi dalam area terbatas di pabrik dan dikendalikan sepenuhnya.

Bahkan menurutnya saat kejadian kontraktor lain berada di lokasi yang sama dengan korban tersebut. Namun tidak mengalami peristowa mengirakan tersebut.
Sampai saat ini insiden tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Pihak kejaksaan sendiri masih belum mengungkapkan akankah membawa insiden ini sampai ke meja hijau.

Kendati demikian, kepada siapa kasus ini akan disalahkan. Robot? Atau pihak VW? | Labibah

back to top