Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Depresi, kecemasan meradang di berbagai negara

Depresi, kecemasan meradang di berbagai negara

Vienna-KoPi, Sebuah peningkatan dramatis dalam jumlah kasus gangguan emosional sebagaimana yang telah diamati di beberapa negara industri, seorang ahli Jerman mengatakan Kamis (25/4).

Gangguan depresi dan kecemasan sedang berkembang dan mengalami perubahan signifikan dalam tujuan pribadi dan tujuan masyarakat yang lebih luas, kata Presiden German Society of Psychology, Juergen Margraf seperti dikutip oleh surat kabar Wiener Zeitung.


Margraf, juga seorang profesor di Universitas Ruhr Bochum, menunjuk ke "data yang spektakuler" untuk menunjukkan perubahan di beberapa daerah di dunia, berikut observasi mengenai peningkatan narsisme, yang terlihat melalui hal-hal seperti lagu-lagu pop yang semakin menggunakan kata-kata "aku,  ku dan milikku" dibandingkan dengan 20 tahun yang lalu.


Hal ini diwujudkan dalam langkah masyarakat yang lebih luas dari tujuan internal ke eksternal, seperti peningkatan nilai yang ditempatkan pada status dan uang dan kurangnya hubungan sesama dan pencarian makna, ia mengatakan saat pertemuan Austria Psychological Society di Wina.


Margraf mengatakan emosi positif sangat penting bagi kesejahteraan mental, dan dapat menyebabkan harapan hidup meningkat hingga 10 tahun. Sehingga setiap orang perlu kegiatan positif setiap hari, katanya, menambahkan bahwa perasaan positif harus mengalami setidaknya tiga kali lebih banyak dari perasaan negatif setiap harinya.


Jika itu tidak terjadi, kemungkinan untuk tenggelam dalam depresi meningkat pesat. Peningkatan besar dalam penggunaan obat farmasi terhadap kecemasan dan depresi tidak bisa membawa perubahan yang tetap dengan situasi saat ini, katanya.


(Fahrurrazi)
Sumber: Xinhuanet

back to top