Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Demonstrasi Mengutuk Premanisme Kematian Ikhwanudin

Demonstrasi Mengutuk Premanisme Kematian Ikhwanudin

Yogyakarta-KoPi. Front Aksi Keluarga Besar Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga menggelar aksi demonstrasi di pertigaan KFC Jl. Solo sekitar pukul 10.00 Wib tadi. Aksi ini menuntut pertanggung jawaban atas meninggalnya mahasiswa fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Muhammad Ikhwanudin pada tragedi Minggu 12 Oktober yang lalu.

Menurut koordinator aksi Saiful Ansori kronologi terbunuhnya Muhammad Ikhwanudin berawal dari niat Muhammad untuk menonton pertandingan bola menggunakan kereta Pramek menuju Solo. Tetapi nasib naas mengenai dirinya. Ketika memutuskan ikut pulang bersama supporter Lanus (Laskar Nusambangan) itu sekelompok orang tak dikenal menyerang bus.

Hal serupa juga disampaikan oleh korban selamat Basuki, sewaktu pulang bus mereka diserang secara brutal.

“Perjalanan habis nonton bola PSCS (Cilacap) melawan Persis (Solo). Kita pulang lewat Prambanan. Lewat Prambanan ada perasaan sudah tidak enak. Sampai di Polsek Kalasan sudah ada motor membuntuti bus akhirnya di depan Bandara Adisucipto, Yogyakarta mereka mengepung, melemparin batu-batu. Saya yang duduk paling depan reflek menghindar ke belakang. Sayangnya Ikhwanudin terjebak ditempat, lansung diseret keluar dipukuli lalu ditusuk di bagian dada. Mereka memakai jaket hijau dengan penutup muka, kemungkinan besar para BCS Sleman”, papar Basuki.

Untuk tindak lanjut kasus ini, disaat yang bersamaan tengah diadakan sidang di Polres Sleman yang telah menetapkan 8 orang tersangka.

Dari pihak Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga meminta agar proses hukum berjalan lancar dan pelaku dijerat hukum seadil-adilnya.

Reporter : Winda Efanur FS

 

 

back to top