Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Demi pembelajaran IT, Disdikpora rela beli 'komputer' milyaran

pembicara : Diirektur Utama PT Eduspec Indonesia, Indra Charismiadji pembicara : Diirektur Utama PT Eduspec Indonesia, Indra Charismiadji

Jogjakarta-KoPi| Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY bekerjasama dengan Microsoft Internasional dan PT Eduspec Indonesia meluncurkan SMK IT Learning Center, bertempat di Balai teknologi- pukul 10.00 WIB.

Kemajuan digital meniscayakan proses pembalajaran berbasis digital, e-SABAK. Program ini bertujuan mengembangkan pendidikan berkualitas yang merata nondiskriminatif dan mewujudkan pendidikan yang responsif terhadap kebutuhan pembangunan.  

“Yang jelas membawa anak-anak belajar dengan digital, sudah bukan jamannya buku. Anak jaman sekarang tidak membawa buku, karena e-SABAK, alat yang memuat materi pelajaran termasuk update kurikulum”, Direktur Utama PT Eduspec Indonesia, Indra Charismiadji.

Indra menambahkan jaman digital ini tidak dimbangi dengan pembelajaran sekolah. Kendalanya pada SDM guru yang belum memahami dunia digital. E-sabac bisa diakses melalui on line maupun offline. Bahkan bisa mengakses daerah terpencil sekalipun.
Melalui e-SABAC diharapkan akan menaikan rangking pendidikan di Indonesia. Saat ini Indonesia menempati rangking 69 dari 70 negara. Selain itu terobosan sekaligus menjadi senjata awal menghadapi MEA.

Sementara Direktur Microsoft Internasional, Pascal menjelaskan, melalui SMK IT Learning Center, Microsoft ingin pelajar dan guru SMK memiliki keahlian setara dengan bangsa lain, yang dibuktikan melalui sertifikat yang dikeluarkan. “Ujian, pelatihan dan sertifikasi yang kami berikan berlaku di seluruh dunia,” kata Pascal.  

Eduspec Indonesia menyediakan perangkat keras yang terdiri dari troli penyimpan tablet, perlengkapan siswa dan guru, proyektor, wireless display, router, headset dan UPS. Sementara perangkat lunak yang disediakan antara lain; Intel Education Lab Camera, Intel Education Media Camera, SPARKvue, ArtRage, Fun With Construction, Kno, Foxit Reader, Insight dan Deep Freeze.

Namun di balik Satu set e-SABAK dibandrol dengan harga 1,2 miliar dengan target satu SMK bisa mengaplikasikannya.
Menurut kepala Dinas Teknologi, Disdikpora, Singgih Raharjo, tingginya harga e-SABAK tidak menjadi persoalan pasalnya sesuai dengan fungsinya.

“ Jadi kalau alat yag harus ada. Kita lebih menekankan bagaimana konten itu bisa diakses dengan alat apapun”, papar Singgih. |Winda Efanur FS|

back to top