Menu
Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Prev Next

Demi kota Trikit, Syiah dan Sunni bergabung

Demi kota Trikit, Syiah dan Sunni bergabung

Irak-KoPi|Pasukan Syiah dan Sunni Irak bergabung melawan ISIS. Mereka berjuang merebut kembali kota utara Trikit yang telah dikuasai oleh militan ISIS.Televisi Al-Iraqiya melaporkan pasukan melancarkan serangan jet udara ke wilayah kota.

Wilayah Tikrit, sekitar 80 km sebelah utara dari Baghdad dan Mosul jatuh ke tangan ISIS musim panas lalu. Kota yang memiliki populasi sekitar 260.000, kota sejarah lahiranya Saddam Hussein.

Kabar terjadinya serangan tersiar beberapa jam setelah Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi meminta pejuang suku Sunni untuk menyerang ISIS, meyakinkan Tikrit akan segera kembali.

Al-Abadi menawarkan Sunni "kesempatan terakhir", dan berjanji akan memberi mereka pengampunan saat konferensi pers di Samarra, 60 km sebelah utara dari Baghdad. Menurut pihak official ia tiba di Samarra untuk "mengawasi pembebasan Tikrit dari geng teroris."

"Saya menyerukan kepada orang-orang yang telah disesatkan atau melakukan kesalahan untuk meletakkan senjata dan bergabung dengan pasukan keamanan dalam rangka untuk membebaskan kota-kota mereka," kata al-Abadi.

Militer Irak sebelumnya melancarkan operasi pada akhir Juni untuk merebut kembali kendali Tikrit, namun terhenti. Serangan lain yang direncanakan oleh militer Irak berhasil digagalkan oleh ISIS. Padahal pasukan telah didukung oleh koalisi pimpinan AS.

Al-Abadi sempat berkomentar pedas tentang dua pihak di Irak. Seperti kepada loyalis Saddam Hussein, yang bergabung dengan ISIS. Pihak Sunni serta Sunni yang tidak puas dengan pemerintah yang dipimpin Syiah Baghdad.

Selain itu Al-Abadi berharap krisis perdamaian di Irak cepat tuntas. Semakin lama Irak menjadi negara pembantaian yang sadis. Menurut data Februari ini, kekerasan di Irak menewaskan sedikitnya 1.100 warga termasuk lebih dari 600 warga sipil. |foxnews.com |Winda Efanur FS|

back to top