Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Danau Labuan Cermin, air tawar dan asin yang bersatu

Danau Labuan Cermin Danau Labuan Cermin
“Dan, Dialah yang menciptakan dua laut mengalir (berdampingan) yang satu tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit. Dan dia jadikan antara kedua-duanya dinding dan batas yang menghalangi” (QS.Al-Furqan:53)

Maha benar Allah dengan segala firman-Nya. Ayat tersebut memiliki bukti yang dapat kita saksikan langsung dengan kedua mata yaitu Danau Labuan Cermin atau yang biasa disebut Danau dua rasa. Seperti namanya, Danau ini memiliki dua kandungan air yang berbeda, yaitu tawar pada bagian atas dan asin pada bagian bawah. Ajaibnya dua kandungan air yang berbeda ini tidak pernah bercampur menjadi satu.
       
Karena memiliki dua kandungan air, maka di Danau Labuan Cermin ini terdapat dua jenis ikan yang berbeda. Ikan air tawar berenang  pada permukaan atas dan ikan air laut atau air asin berenang pada permukaan bawah. Disebut sebagai Danau Labuan Cermin karena kejernihan air yang mampu menembus pandang hingga ke bagian dasar danau, bahkan karena airnya yang begitu jernih, kita dapat berkaca di danau ini. Subhanallah!
       
Danau Labuan Cermin ini terletak di Desa Labuan Kelambu di Kecamatan Biduk-biduk, Kalimantan Timur. Bukan hal yang mudah untuk mengunjungi danau ini, khususnya bagi masyarakat Jakarta yang ingin mengunjungi Danau Labuan Cermin untuk mengusir penat dari hiruk pikuk perkotaan, selain waktu tempuh yang cukup lama, kocek yang dikeluarkan pun tidaklah sedikit mengingat harga tiket pesawat menuju Berau yang lumayan mahal.
       
Untuk mencapai Danau Labuan Cermin dari Ibukota Jakarta, pertama-tama Anda harus memilih maskapai penerbangan yang melayani rute Jakarta-Berau. Kedua, setelah sampai di Berau (Tanjung Redeb) Anda bisa menggunakan mobil travel untuk menempuh perjalanan darat sekitar 6-7 jam menuju Kecamatan Biduk-biduk. Sesampainya di Biduk-biduk, Anda cukup menuju Desa Labuan Kelambu. Setelah Anda sampai di jembatan kayu, Anda dapat langsung naik ke kapal tradisional untuk langsung menuju Danau Labuan Cermin.
       
Di sekitar Labuan Cermin juga tersedia beberapa tempat penginapan sampai hotel kelas melati di Desa Biduk-biduk dengan harga terjangkau, mulai dari Rp 80.000/malam hingga Rp250.000/malam. Sayangnya, listrik di lokasi ini hanya menyala pada malam hari jadi manfaatkan semaksimal mungkin untuk mengisi daya alat komunikasi Anda. Untuk Anda yang ingin snorkeling di Danau dua rasa ini sebaiknya membawa perlengkapan snorkeling sendiri karena meskipun ada tempat penyewaan alat snorkeling namun kondisinya kurang layak.|bacpackerborneo.com | beautiful.umm.ac.id

back to top