Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Dana Istimewa Jogja, bikin ketar ketir warga

Dana Istimewa Jogja, bikin ketar ketir warga

Pengucuran Danais Jogja tahun 2015 ini sekitar 1,3 T. Saat ini anggaran fantastis itu dikelola oleh dinas kebudayaan DIY. Banyak instansi berlomba-lomba mengajukan proposal ke Disbud. Tetapi bagi warga, Danais malah bikin ketar ketir karena curiga hanya dibuat sekedar bermain proyek.

Jogjakarta-KoPi| Seperti halnya Dishub yang telah mengambil jatah danais sekitar 1 M untuk menata kembali lalu lintas sepanjang Tugu Pal Putih hingga kraton. Mapping dari Dishub diharapkan untuk menghidupkan kembali filosofis Malioboro. Dinas Pariwisata pun juga mengambil Danais, salah satunya guna menggelar event film bertema kebudayaan Jogja.

Dinas Kepurbakalaan tak kalah sigap. Menurut abdi dalem Masjid Mataram Kotagede, Dwi, sejak Februari lalu sering dilakukan peninjauan komplek Masjid Mataram oleh pemda.

“Sekitar sebulan yang lalu Bupati Bantul, Sri Surya Widati turun ke lapangan langsung cek, bersama dari Dinas Kepurbakalaan. Dengar-dengar rencananya masjid akan direnovasi dibuat atap gantung seperti yang awal dulu. Yang bagian belakang, sisa-sisa pagar Kraton Mataram ini akan diperbaiki”, papar Dwi.

Pemanfaatan Danais yang besar begitu menggiurkan itu justru membuat ketar-ketir sebagian masyarakat. Dwi mengkhawatirkan Danais tersebut akan menjadi proyek semata. Menurutnya Danais harus dipergunakan sesuai undang-undang yang berlaku. Terutama untuk menjadikan Jogja benar-benar istimewa.

Hal serupa juga dikhawatirkan oleh RM. Cahyo bahwa danasis tersebut malah menjadi ajang rebutan oleh banyak pihak. “Adanya danais malah jadi rebutan, di sini harus adanya pengawasan penggunaan ”. ӀWinda Efanur FS

back to top