Menu
Korban Montara: Cukup Sudah 9 Tahun Menderita

Korban Montara: Cukup Sudah 9 Tahun…

Kupang-KoPi| Rakyat kor...

Tulisan “Diplomasi Panda” Hantarkan Mahasiswa HI UMY ke Tiongkok

Tulisan “Diplomasi Panda” Hantarkan…

Bantul-KoPi| Nur Indah ...

Cegah Depresi Dengan Gaya Hidup Sehat

Cegah Depresi Dengan Gaya Hidup Seh…

Jogja-KoPi| Depresu bis...

Mahasiwsa UGM Beri Pelatihan Bahasa Untuk Anak Desa Gamplong

Mahasiwsa UGM Beri Pelatihan Bahasa…

Jogja-KoPi| Unit Kegiat...

Gubernur Jatim Harapkan Lebih Banyak Investasi India di Jatim

Gubernur Jatim Harapkan Lebih Banya…

New Delhi-KoPi| Gubernu...

Bakti Sosial KBBM Bersih Sungai Kota Magelang

Bakti Sosial KBBM Bersih Sungai Kot…

Magelang-KoPi| Menyambu...

Sila Kelima Pancasila Masih Menjadi Dilema

Sila Kelima Pancasila Masih Menjadi…

Bantul-KoPi| Kemerdekaa...

GUBERNUR,DPRD DAN RAKYAT NTT MINTA KOMPENSASI BUKAN CSR

GUBERNUR,DPRD DAN RAKYAT NTT MINTA …

Kupang-KoPi| Gubernur N...

Mahasiswa Teknik Industri UAJY Gelar Workshop dan Pelatihan Make Up

Mahasiswa Teknik Industri UAJY Gela…

Jogja-KoPi| Mempunyai w...

Mantan CEO Schlumberger Beri Wawasan Bisnis Pada Calon Startup UGM

Mantan CEO Schlumberger Beri Wawasa…

Jogja-KoPi| Mantan CEO ...

Prev Next

Curanmor, tilang, dan angka kecelakaan meningkat pada Operasi Lilin 2017

polda

Sleman-KoPi|Hasil Analisis dan Evaluasi Operasi Lilin Progo 2017, Polda DIY temukan adanya sejumlah peningkatan terjadinya kasus konvensional dan pelanggaran lalulintas pada operasi tahun ini dibandingkan operasi tahun lalu. Angka kecelakaan juga terhitung meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Tercatat pada operasi yang digelar 10 hari ini,Polda menemukan kasus pencurian kendaraan motor (curanmor) meningkat dibandingkan pada operasi lilin sebelumnya di tahun 2016. Sementara kasus konvensional jenis lainnya seperti Curian dengan pemberatan (Curat), Curian dengan kekerasan(Curas), juga meningkat namun tidak setinggi kasus Curanmor.

"Trend Kamtibmas pada operasi kali ini, Kasus Curnamor meningkat cukup signifikan. Pada tahun 2016 kasus Curanmor terjadi 2 kasus, sementara tahun 2017 terjadi 13 kasus. Kasus Curat tahun 2017 terjadi 10 kasus sementara tahun lalu hanya 1 kejadian. Dan Curas meningkat sedikit, sebelumnya 2 kasus pada 2016,tahun ini 3 kasus,"ujar Kepala Bidang Humas (Kabid Humas )Polda DIY ,AKBP Yulianto saat jumpa pers di Kantor Polda DIY, Selasa (2/1)

Yulianto menjelaskan informasi peningkatan kasus ini masih secara umum dan belum mendetil karena baru masuk berbentuk laporan beberapa waktu lalu. Pihaknya akan melanjuti kembali rincian korban curanmor untuk bisa dikembangkan lagi.
Selain temuan peningkatan kasus,Polda DIY juga mengeluarkan 3.462 teguran dan 2.452 surat tilang yang diberikan kepada pelanggar lalu lintas baik roda dua dan empat dalam operasi kepolisian tersebut di wilayah di Yogyakarta Direktorat lalu lintas Polda diy.

AKBP Yulianto mengutarakan ,hal ini menunjukkan peningkatan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yakni pada hasil operasi lilin tahun 2016 dibidang lalulintas pula.

"Dimana ditlantas polda diy mengeluarkan 1.607 teguran atau naik 115.43 persen (%) dan 1.870 surat tilang naik 31 ,12 persen (%),"imbuhnya

Kabidhumas juga menimpali pelanggaran dan penindakan itu dilakukan bukan dari hasil razia namun pelanggaran penepgendara seperti parkir disebarang tempat atau melanggar rambu-rambu lalu lintas.

"Pada operasi kali ini kami sama sekali tidak menggelar razia,ini murni dari hasil penindakan pelanggaran,"timpalnya.

Sebagai informasi tambahan ,Polda DIY juga mencatat Data Kecelakaan Lalu lintas selama Operasi Lilin Progo 2017 berjalan terdapat 39 Kasus Kecelakaan dengan enam(6) korban meninggal dunia. lima (5) orang mengalami luka berat dan 47 orang mengalami luka ringan. Diperkirakan total kerugian materiil sekitar Rp. 152.500.000,.

AKB Yulianto juga menambahkan hal ini menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, di tahun 2016 dengan kejadian terjadi 27 kasus kecelakaan lalu lintas yang berakibat empat orang meninggal dunia, satu orang luka berat dan 41 orang luka ringan serta kerugian materiilnya sebesar Rp.12.200.000,-.|Syidiq Syaiful Ardli

back to top