Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Cuaca hangat membawa bakteri langka "Flesh-Eating Ke Pantai Florida

abcNews abcNews

Folrida-KoPi| Sebuah bakteri yang berpotensi mematikan tumbuh subur di air asin yang hangat. Bakteri ini telah menginfeksi sedikitnya tujuh orang dan menewaskan di dua tahun terakhir kota Florida, kata seorang pejabat kesehatan negara.

“Orang-orang dapat terinfeksi Vibrio Vulnificus ketika mereka makan kerang mentah,” kata juru bicara Departemen Kesehatan Florida Mara Burger. “Karena secara alami bakteri ini ditemukan di perairan laut hangat, orang-orang dengan luka terbuka bisa terkena Vibrio Vulnificus melalui kontak langsung dengan air laut.”

Bakteri ini sangat lazim ditemukan di musim panas dan tumbuh dengan cepat pada suhu 68-95 derajat Fahrenheit, kata pejabat kesehatan. Mencatat bahwa sebagian besar kasus ini terjadi antara bulan Mei dan Oktober.

Pada tahun sebelumnya sedikitnya ada 32 kasus dan tujuh korban meninggal yang dilaporkan dari orang yang terinfeksi dari bakteri Vibrio Vulnificus, menurut Departemen Kesehatan.

Jika kerang mentah dikonsumsi, bakteri yang ada di dalamnya dapat menyebabkan gastroenteritis dan dalam kasus yan jarang terjadi dapat menyebabkan septikimia, atau infeksi darah. Jika bakteri menginfeksi tubuh melalui luka terbuka, luka akan semakin parah dan harus diamputasi sebagai tindak penyelamatan pada hidup pasien, kata para ahli. Gejala lain bisa disebut dengan lesi atau selulitis, yang merupakan infeksi bakteri yang ada pada bawah permukaan kulit.

Untuk kontrol dan pencegahan penyakit, Pusat Kesehatan Amerika Serikat merekomendasikan untuk menghindari infeksi Vibrio Vulnificus dengan :

Hindari mengekspos luka terbuka terkena air asin, air payau secara langsung dan penderita luka terbuka dilarang mengkonsumsi kerang mentah. Kerang yang dikonsumsi adalah kerang yang telah dimasak dengan proses masak yang sempurna.

Kenakan pakaian pelindung saat bersentuhan langsung dengan kerang mentah.|ABC News| Anisa Fitri

back to top