Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Cristiano Ronaldo mengaku butuh haters

Cristiano Ronaldo (c) Getty Images Cristiano Ronaldo (c) Getty Images
KoPi| Mega bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo mengaku ia bukan tipe orang yang “rendah hati”. Ia mengatakan membutuhkan orang yang membenci dirinya untuk dijadikan motivasi.

“Saya bukan orang yang rendah hati di dunia ini, saya akui itu,” kata kapten Timnas Portugal ini kepada The Times. “Saya tidak berbohong. Tapi saya ingin belajar.”

“Saya sama sekali tidak keberatan jika ada orang yang membenci saya, karena itu akan memotivasi saya. Ketika saya pergi bermain jauh mereka selalu melawan saya, tapi itu baik.

“Anda harus melihat hal-hal yang baik dari para haters (pembenci). Saya butuh musuh. Ini adalah bagian dari bisnis. Mereka mulai berteriak-teriak ketika saya menyentuh bola. Ini sudah terjadi sejak saya masih 18 atau 19 tahun. Ini bukan masalah bagi saya. Ini adalah motivasi.”

Kendati telah tiga kali dinobatkan menjadi pemain terbaik dunia (Ballon d’Or), pemain sayap Real Madrid ini memang memiliki citra yang cenderung sombong dan egois. Ia kerap kali dikritik ketika justru kesal melihat temannya mencetak gol. Pemain 30 tahun ini terkesan hanya ingin dirinya yang mencetak gol.

Hal ini seringkali dijadikan perbandingan antara dirinya dan rival beratnya, Lionel Messi yang dianggap sebagai seorang good boy dan rendah hati.

Ronaldo mengucapkan terima kasih kepada Sir Alex Ferguson, mantan pelatih Manchester United yang menempanya hingga menjadi pemain terbaik dunia. Fergie—sapaan Ferguson—adalah sosok yang sangat dekat dengannya dan menemaninya, termasuk ketika ayah kandung Ronaldo meninggal.

“Ketika ayah saya sedang sakit, ia berada di sebuah rumah sakit di London, dan itu tidak baik. Saya berkata kepada Sir Alex Ferguson, 'Pak, saya ingin pergi'. Itu adalah momen yang sangat penting kala itu.

“Tapi Ferguson mengatakan, 'Sepakbola tidak berarti apapun dibandingkan dengan ayahmu Jika kau ingin pergi, pergilah.'

“Saya akan selalu menghargai itu,” tukas Ronaldo.

Kini Ronaldo sedang mempersiapkan diri membela klubnya Real Madrid yang akan menjamu PSD di Santiago Bernabeu dalam lanjutan Liga Champions, Rabu (4/10/2015) nanti. |Aditya Wicaksana WP

back to top