Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Cristiano Ronaldo mengaku butuh haters

Cristiano Ronaldo (c) Getty Images Cristiano Ronaldo (c) Getty Images
KoPi| Mega bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo mengaku ia bukan tipe orang yang “rendah hati”. Ia mengatakan membutuhkan orang yang membenci dirinya untuk dijadikan motivasi.

“Saya bukan orang yang rendah hati di dunia ini, saya akui itu,” kata kapten Timnas Portugal ini kepada The Times. “Saya tidak berbohong. Tapi saya ingin belajar.”

“Saya sama sekali tidak keberatan jika ada orang yang membenci saya, karena itu akan memotivasi saya. Ketika saya pergi bermain jauh mereka selalu melawan saya, tapi itu baik.

“Anda harus melihat hal-hal yang baik dari para haters (pembenci). Saya butuh musuh. Ini adalah bagian dari bisnis. Mereka mulai berteriak-teriak ketika saya menyentuh bola. Ini sudah terjadi sejak saya masih 18 atau 19 tahun. Ini bukan masalah bagi saya. Ini adalah motivasi.”

Kendati telah tiga kali dinobatkan menjadi pemain terbaik dunia (Ballon d’Or), pemain sayap Real Madrid ini memang memiliki citra yang cenderung sombong dan egois. Ia kerap kali dikritik ketika justru kesal melihat temannya mencetak gol. Pemain 30 tahun ini terkesan hanya ingin dirinya yang mencetak gol.

Hal ini seringkali dijadikan perbandingan antara dirinya dan rival beratnya, Lionel Messi yang dianggap sebagai seorang good boy dan rendah hati.

Ronaldo mengucapkan terima kasih kepada Sir Alex Ferguson, mantan pelatih Manchester United yang menempanya hingga menjadi pemain terbaik dunia. Fergie—sapaan Ferguson—adalah sosok yang sangat dekat dengannya dan menemaninya, termasuk ketika ayah kandung Ronaldo meninggal.

“Ketika ayah saya sedang sakit, ia berada di sebuah rumah sakit di London, dan itu tidak baik. Saya berkata kepada Sir Alex Ferguson, 'Pak, saya ingin pergi'. Itu adalah momen yang sangat penting kala itu.

“Tapi Ferguson mengatakan, 'Sepakbola tidak berarti apapun dibandingkan dengan ayahmu Jika kau ingin pergi, pergilah.'

“Saya akan selalu menghargai itu,” tukas Ronaldo.

Kini Ronaldo sedang mempersiapkan diri membela klubnya Real Madrid yang akan menjamu PSD di Santiago Bernabeu dalam lanjutan Liga Champions, Rabu (4/10/2015) nanti. |Aditya Wicaksana WP

back to top