Menu
Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Prev Next

Cina klaim rudal sebagai operasi 'tradisi' pertahanan

Cina klaim rudal sebagai operasi 'tradisi' pertahanan

KoPi| Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop memandang sengketa Laut Cina Selatan menjadi perhatian, setelah keterlibatan militer di sana. Hal itu diawali Cina dengan menempatkan rudalnya di salah satu pulau Laut Cina Selatan.

Secara terpisah Kementerian Pertahanan Taiwan melaporkan rudal untuk menjaga pulau Woody bagian rantai Paracel. Cina seolah menunjukan penguasaannya sebelum diklaim oleh Vietnam dan Taiwan.

Dalam kunjungannya ke Cina, Bishop mengangkat isu militerisasi Laut Cina Selatan. Penasehat Negara Yang Jiechi menyampaikan kepada Bishop setahun yang lalu, Cina tidak berniat melakukan militerisasi pulau-pulau.

"Dalam kasus hebohnya rudal, yang disengketakan oleh Cina. Kami mengangkat masalah ini dan kami sudah membicarakan tentang hal itu. Meski demikian, Cina tidak menyangkal kehairan rudal. Namun Cina belum memberikan keterangan maksud dari penempatan rudal tersebut." tambah Bishop.

Cina mengklaim paling berkepentingan dengan Laut Cina Selatan sebagai lalu lintas perdagangan global setiap tahun. Selain Cina, negara lain seperti Vietnam, Malaysia, Brunei, Filipina dan Taiwan mengklaim memiliki kekuasaan di Laut Cina Selatan.

Sementara Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina,Hong Lei, tidak menyangkal atau pun membenarkan soal rudal. Dia justru menegaskan fasilitas pertahanan sudah ditempatkan di pulau-pulau sejak dekade yang lalu.
|reuters.com|Winda Efanur FS|

back to top