Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

China membatah melakukan serangan cyber

China membatah melakukan serangan cyber

Hong Kong-KoPi- Beijing  membantah telah terlibat dalam spionase cyber dan  bersikeras bahwa justru China adalah korban dari banyak serangan cyber - sebagian besar berasal dari Amerika Serikat.

Hua Chunying, juru bicara kementerian luar negeri, mempertanyakan keakuratan laporan CrowdStrike pada hari Selasa dan mengatakan bahwa China "sangat tidak menyetujui tindakan tertentu oleh pihak AS."

Presiden Obama telah membahas isu serangan cyber dengan patnernya dari China, Xi Jinping. Tapi argumen Obama menjadi beban bagi  Edward Snowden yang menyatakan bahwa agen-agen AS sedang berusaha untuk memantau telekomunikasi Cina Huawei perusahaan.

Para pejabat Cina membayar tinggi akibat dari kemunafikan AS.

"AS seharusnya tidak berpura-pura menjadi korban , sementara ia sendiri menguasai imperium hacker  - dan ini adalah fakta umum yang telah diketahui," kata Hua wartawan di Beijing.

"AS tidak hanya menolak untuk meminta maaf bahkan ters menyalahkan dan menyerang negara lain dengan argumen yang lemah seperti itu."

back to top