Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

China membatah melakukan serangan cyber

China membatah melakukan serangan cyber

Hong Kong-KoPi- Beijing  membantah telah terlibat dalam spionase cyber dan  bersikeras bahwa justru China adalah korban dari banyak serangan cyber - sebagian besar berasal dari Amerika Serikat.

Hua Chunying, juru bicara kementerian luar negeri, mempertanyakan keakuratan laporan CrowdStrike pada hari Selasa dan mengatakan bahwa China "sangat tidak menyetujui tindakan tertentu oleh pihak AS."

Presiden Obama telah membahas isu serangan cyber dengan patnernya dari China, Xi Jinping. Tapi argumen Obama menjadi beban bagi  Edward Snowden yang menyatakan bahwa agen-agen AS sedang berusaha untuk memantau telekomunikasi Cina Huawei perusahaan.

Para pejabat Cina membayar tinggi akibat dari kemunafikan AS.

"AS seharusnya tidak berpura-pura menjadi korban , sementara ia sendiri menguasai imperium hacker  - dan ini adalah fakta umum yang telah diketahui," kata Hua wartawan di Beijing.

"AS tidak hanya menolak untuk meminta maaf bahkan ters menyalahkan dan menyerang negara lain dengan argumen yang lemah seperti itu."

back to top