Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Chairul Tanjung siap bangun fakultas wirausaha

Chairul Tanjung siap bangun fakultas wirausaha
Surabaya – KoPi | Chairul Tanjung berkeinginan mendirikan fakultas kewirausahaan yang mampu membentuk wirausahawan sesukses dirinya. Hal tersebut diungkapkan CT, panggilan Chairul, dalam jumpa pers pengukuhan Guru Besar dalam Bidang Ilmu Kewirausahaan oleh Universitas Airlangga atas dirinya (17/4). Setelah dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam Bidang Ilmu Kewirausahaan oleh Universitas Airlangga, ia berencana segera merealisasikan rencana tersebut.
 

CT mengatakan, banyak pengusaha sukses di Indonesia. Mereka menjalankan bisnisnya selama puluhan tahun, sehingga mereka adalah orang yang paling tahu bagaimana ilmu entrepreneur. Namun selama ini mereka hanya mau membagi ilmunya kepada anak atau keluarganya. CT merasa terpanggil untuk membagikan ilmu entrepreneurship kepada masyarakat luas. Tujuannya tak lain untuk meningkatkan jumlah wirausahawan di Indonesia.

Caranya adalah melalui pendidikan entrepreneurship di perguruan tinggi. Setelah ditunjuk sebagai Guru Besar, saat ini CT sedang berfokus untuk mengembangkan kurikulum fakultas entrepreneurship di Universitas Airlangga. Menurutnya, yang ia inginkan bukanlah sekolah bisnis, melainkan sekolah para pengusaha. 

“Nanti bukan untuk mengajarkan ilmu bisnis. Para lulusannya harus bisa punya bisnis yang sukses. Artinya nanti akan lebih banyak terapan daripada teorinya. Bahkan sejak masih jadi mahasiswa sudah ada praktek bisnis dan itu akan jadi dasar kelulusan,” terangnya. 

CT menyatakan saat ini Indonesia telah berhasil mendorong demam entrepreneurship. Dorongan tersebut dapat meningkatkan kemakmuran suatu bangsa. Namun ia mengingatkan bahwa sifat bisnis yang pragmatis, mencari untung sebesar-besarnya, harus diimbangi dengan idealisme serta tata norma.

“Negara yang paling maju entrepreneurshipnya kan Amerika. Tapi kita tidak bisa copy paste begitu saja cara mereka, karena mereka didasarkan liberalisme dan kapitalisme. Itu tidak cocok dengan Indonesia. Kita ambil dari segi pragmatismnya saja, tapi idealisme dan tata normanya dari Indonesia,” ungkap CT.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh yang juga hadir dalam jumpa pers tersebut mengatakan bahwa penunjukan CT sebagai guru besar sudah sesuai dengan UU No 12 Tahun 2012.

“Berdasarkan UU tersebut sumber ilmu tidak semata-mata didapat dari perguruan tinggi saja, tapi bisa dari mana pun. Lagipula pengalaman justru mampu mengajarkan lebih banyak daripada teori,” jelas Nuh.

 

back to top