Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Casillas ungkap alasannya pilih Porto

Iker Casillas. (foto: AFP) Iker Casillas. (foto: AFP)
KoPi | Kiper anyar FC Porto, Iker Casillas mengungkapkan alasannya bergabung ke Porto dengan status bebas transfer pada musim panas ini. Menurutnya, Porto membantu dia mendapatkan lebih banyak pengalaman dari pada ia bersama Real Madrid.

Penjaga gawang 34 tahun itu menjelaskan bahwa kehadiran Julen Lopetegui sebagai pelatih kepala Porto memainkan peran besar dalam keputusannya untuk bergabung dengan klub Portugal itu. Bergabungnya pemain berjuluk Saint Iker itu mengakhiri sepak terjang 25 tahun bersama Los Blancos.

“Saya merasa banyak kepercayaan dan kesukaan terhadap Julen Lopetegui,” kata penjaga gawang timnas Spanyol ini pada Dragoes, majalah resmi klub Porto. “Saya punya beberapa tawaran tapi tidak ada yang semenarik Porto.

“Selain itu, saya ingin meninggalkan Spanyol. Penandatanganan Porto adalah cara bagi saya untuk melepaskan Real Madrid, menempatkan mereka di masa lalu, dan bermain untuk klub luar negeri yang membuat saya merasa nyaman.

“Di sini saya bisa terus berkembang dan bermain untuk klub yang sangat besar. Sebuah tim seperti Porto pantas untuk memenangkan gelar setiap musim. Memenangkan trofi domestik adalah prioritas.”

Porto berada di posisi kedua klasemen akhir Liga Portuguese musim lalu di bawah asuhan pelatih Lopetegui, di belakang Benfica. Musim lalu klub berjuluk Azuis e Brancos itu mencapai babak delapan besar Liga Champions sebelum akhirnya dikalahkan oleh Bayern Munich.

Mantan kapten Real Madrid itu sebenarnya pemain yang berstatus legenda hidup Real Madrid dengan memegang rekor sebagai pemain dengan pertandingan terbanyak kedua sepanjang masa. Sayangnya ia meninggalkan Santiago Bernabeu musim panas ini dengan cara yang buruk dan dianggap dibuang oleh pelatih baru Rafa Benitez.

Pengusiran Casillas ini diduga adalah bagian dari rencana Real Madrid yang hendak merekrut David De Gea dari Manchester Real Madrid. | Aditya Wicaksana WP

back to top