Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Cara baru melawan kanker

Cara baru melawan kanker

Swedia-KoPi, Ilmuwan di Swedia telah menemukan “cara baru” untuk melawan kanker dengan “meledakkan” sel kanker tersebut.

Para pakar penyakit kanker di Karolinska Institute, Stockholm menyatakan bahwa mereka berhasil menghambat pertumbuhan tumor otak pada tikus dengan memberikan zat yang disebut dengan Vacquino-1 yang dalam bentuk tablet.

Sudah terbukti bahwa molekul Vacquino-1 menunjukkan sebuah proses di dalam sel kanker yang disebut Vakualisasi—sebuah proses dimana sel tersebut mengangkut zat-zat dari luar ke dalam—masuk ke alat penambah kecepatan, menuju dinding luar sel, runtuh dan menyebabkan sel tersebut meledak dan mati.

Para pakar tersebut melakukan percobaan pada seekor tikus yang mengidap tumor otak jenis glioblastoma dan mereka menyatakan bahwa proses ini mempunyai potensi untuk dapat diaplikasikan pada tipe kanker yang lain dan juga kepada manusia.

Penemuan ini adalah puncak dari penelitian panjang untuk mencari cara baru dalam menaklukkan kanker. Dalam penelitian ini para pakar mengarahkan beberapa sel tumor pada ratusan molekul yang berbeda untuk menganalisa efeknya. Vacquino-1 dikategorikan sebagai molekul yang paling berhasil dan para pakar ini mengatakan bahwa mereka akan segera melakukan satu percobaan kepada manusia.


(Ana Puspita Sari)
Sumber: The Independent


back to top