Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Cara baru melawan kanker

Cara baru melawan kanker

Swedia-KoPi, Ilmuwan di Swedia telah menemukan “cara baru” untuk melawan kanker dengan “meledakkan” sel kanker tersebut.

Para pakar penyakit kanker di Karolinska Institute, Stockholm menyatakan bahwa mereka berhasil menghambat pertumbuhan tumor otak pada tikus dengan memberikan zat yang disebut dengan Vacquino-1 yang dalam bentuk tablet.

Sudah terbukti bahwa molekul Vacquino-1 menunjukkan sebuah proses di dalam sel kanker yang disebut Vakualisasi—sebuah proses dimana sel tersebut mengangkut zat-zat dari luar ke dalam—masuk ke alat penambah kecepatan, menuju dinding luar sel, runtuh dan menyebabkan sel tersebut meledak dan mati.

Para pakar tersebut melakukan percobaan pada seekor tikus yang mengidap tumor otak jenis glioblastoma dan mereka menyatakan bahwa proses ini mempunyai potensi untuk dapat diaplikasikan pada tipe kanker yang lain dan juga kepada manusia.

Penemuan ini adalah puncak dari penelitian panjang untuk mencari cara baru dalam menaklukkan kanker. Dalam penelitian ini para pakar mengarahkan beberapa sel tumor pada ratusan molekul yang berbeda untuk menganalisa efeknya. Vacquino-1 dikategorikan sebagai molekul yang paling berhasil dan para pakar ini mengatakan bahwa mereka akan segera melakukan satu percobaan kepada manusia.


(Ana Puspita Sari)
Sumber: The Independent


back to top