Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Calon terpidana mati Ketua Ikhwanul Muslimin, disidangkan hari ini..

Mohammed Badie Mohammed Badie

Kairo-KoPi| Anggota Ikhwanul Muslimin Mesir Badie Mohamed, bersama dengan beberapa tokoh dalam kelompok, disidangkan di pengadilan pidana pada hari Selasa, 11 Agustus 2015.

Dilansir dari Ahram online para terdakwa dituduh perakitan militan, merusak jalan umum, membunuh, menyerang polisi, menyerang institusi pemerintah, praktek tindakan teroris dan kepemilikan senjata.

Tuduhan tersebut terjadi pada kasus 14 Agustus 2013, ketika huru-hara penggulingan Mohamed Morsi. Kejadian tersebut menewaskan hampir 1.000 pendukung Morsi.

Dalam suatu pernyataan jaksa mengatakan terdakwa telah mengorganisir, meneror warga dan menganggu jalannya pemerintahan di ibukota.

Sejak penggulingan Morsi oleh tentara pada tahun 2013, para loyalisnya yang tergabung dalam Ikhwanul Muslimin telah mengalami kekerasan hingga pembunuhan.

Morsi, bersama dengan Badie pada tanggal 18 Juni, dijatuhi hukuman mati atas tuduhan kekacauan politik tahun 2011 di negara itu. |www.xinhuanet.com|Winda Efanur FS|

back to top