Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Buruh Gelar Pra-Mayday di Depan Gedung Grahadi

Buruh Gelar Pra-Mayday di Depan Gedung Grahadi

Surabaya – KoPi. Menjelang hari buruh (Mayday) yang diperingati setiap tanggal 1 Mei, Buruh melakukan aksi Pra-Mayday di depan gedung Grahadi pada kamis, (24/4/2014). Pra-Mayday tersebut dilakukan untuk memanaskan semangat para buruh menjelang peringatan Mayday tahun ini.

Sekitar 250 massa buruh yang merupakan gabungan dari berbagai macam organisasi buruh di Jawa Timur seperti FSPMI, FSPKEP, FSBM, FESBUK, FSPBI, FPPBI, SBMI, SMI, PEMBEBASAN, KOPI, AREK BONEK 1927,  serta FPL bersatu untuk menyuarakan apa yang menjadi tuntutan mereka kepada pemerintah. Buruh yang tergabung dengan nama Gerakan Rakyat Bersatu (GRB) memulai aksinya pada pukul 10.00 WIB dengan melakukan konvoi yang dimulai dari PT. Interbat kemudian menuju ke PT. Maspion 1, untuk kemudian menuju jalan Ahmad Yani dan berakhir di depan Gedung Grahadi.

 

Dalam aksi kali ini, terdapat 9 tuntutan yang diajukan oleh para buruh tersebut. Adapun tuntutan tersebut adalah Penghapusan sistem kerja kontrak dan outsourching, penolakan terhadap politik upah murah yang diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) no. 5 Tahun 2014, serta penolakan terhadap adanya Pemutusan Hubungan Kerja yang sering menimpa kaum buruh sebagai akibat tindakan semena-mena dari pemilik perusahaan.

 

Para buruh juga tidak lupa untuk menuntut peningkatan jaminan sosial gratis untuk rakyat serta menolak liberalisasi ekonomi, dan menuntut agar pemerintah memenjarakan pengusaha yang melakukan penindasan terhadap buruh. Selain peningkatan kesejahteraan buruh, mereka juga menuntut agar Ujian Nasional dihapuskan, melawan kapitalisasi pendidikan karena dianggap tidak menguntungkan rakyat, serta menolak kriminalisasi pengurus KASBL, dan wujudkan profesionalisme pengadilan terutama hakim dalam kasus bonek 1927.

 

Tidak hanya memberikan tuntutan mereka, para buruh juga memberikan solusi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat seperti nasionalisasi aset vital di bawah kontrol rakyat, bangun industrialisasi nasional mandiri yang berkarakter kerakyatan, laksanakan reforma agraria sejati dan wujudkan pendidikan gratis, ilmiah, demokratis, dan bervisi kerakyatan.***

 

 

Reporter : Aditya Candra Lesmana 

back to top