Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Bupati Merangin Jambi berupaya naikkan harga karet

Bupati Merangin Jambi berupaya naikkan harga karet

Merangin-KoPi|  Bupati Merangin H Al Haris Provinsi Jambi berupaya menaikkan harga karet. Berbagai upaya pun dilakukan bupati, agar perekonomian masyarakat yang terpuruk pasca turunnya harga karet, bisa kembali normal.

Untuk mendongkrak harga karet tersebut, Bupati Merangin merangkul manajeman PT Jambi Waras. Bersama Pimpinan PT Jambi Waras Group H Herilotiansyah, bupati melakukan sosialisasi kepada sejumlah kelompok tani karet.

‘’Sekarang ini kita harus merubah perilaku tidak lagi merendam karet, tapi malah mengeringkan karet, dengan harapan meningkatkan harga. Saya sudah lobi PT Jambi Waras Group untuk menampung karet kering ini,’’ujar Bupati.

Pada acara sosialisasi yang berlangsung di Koperasi Petani Karet Merangin di kawasan Waskitakarya itu bupati menegaskan, PT Jambi Waras yang memiliki beberapa grup perusahaan karet akan menampung karet Merangin.

Untuk satu pabrik bisa menampung sebanyak 5000 ton karet kering setiap bulannya. Ada dua pabrik karet grup PT Jambi Waras yang terdekat dari Merangin, yaitu di Jujuhan Bungo dan di Musirawas.

Ini artinya lanjut bupati, setiap bulan manajemen PT Jambi Waras bisa menampung sebanyak 10 ribu ton karet kering Merangin dengan harga yang cukup menggembirakan.

Sementara itu Pimpinan PT Jambi Waras Group H Herilotiansyah menjelaskan, pembekuan karet jangan lagi menggunakan Cuka Getah 61. Sebab getah yang dibekukan akan sulit dikeringkan, karena sifat Cuka Getah 61 tidak membuang air.

‘’Lakuman pembekuan/penggumpalan menggunakan Asam Semut atau Biorat (dari cangkang sawit) atau Slekta ataupun dengan cara alami.Saat menggumpalkan jangan memakai wadah dalam tanah,’’ujar H Herilotiansyah.

Setelah dibekukan lanjut Heri, langsung diangkat dan dikeringkan di tempat yang terlindung. Semakin kering karet itu harganya akan semakin malah, begitu juga dengan faktor kebersihannya.

Karet yang direndam terang Heri, akan berdampak pada buruknya kualitas karet. Sebab karet yang direndam akan mengurangi unsur elastivitas atau kekenyalan, dimana karet akan jadi mudah putus.|Charles

back to top