Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Bukti jika tidur memperkuat memori ingatan

Bukti jika tidur memperkuat memori ingatan

Washinton-KoPi, Para peneliti Amerika Serikat mengatakan pada hari Kamis (5/6) bahwa mereka telah menemuka bukti fisik bahwa tidur membantu mengkonsolidasikan dan memperkuat memori ingatan.

Dalam penelitian yang ditebitkan dalam jurnal Science, para peneliti di New York University memperlihatkan bukti tersebut untuk pertama kalinya, setelah mempelajari perkembangan jarum dendritik, sebuah tonjolan kecil dari sel otak yang terhubung dengan sel-sel otak lainnya dan memfasilitasi lewatnya informasi seluruh sinapsis atau persimpangan dimana sel-sel otak bertemu.

“Kami telah mengetahui bahwa tidur mempunyai peranan pentig dalam belajar dan memperkuat ingatan. Jika anda tidak tidur dengan baik atau nyenyak maka Anda tidak akan bisa belajar dengan baik,” Wen-Biao-Gan, peneliti senior dan professor neurosains dan psikologi di universitas tersebut mengatakan.

“Penelitian tersebut menunjukkan bukti fisik dari fenomena tersebut, di mana tidur membantu neuron dalam membentuk koneksi pada jaringan dendrit yang dapat memfasilitasi memori,” ujarnya.

“Data kami menunjukkan bahwa reaktivasi saraf selama tidur adalah cukup penting bagi pertumbuhan jaringan tertentu dalam korteks motor,” tambahnya.

“Penemuan ini sangat penting bagi anak-anak,” katanya lagi. “Tidak tidur atau begadang hanya untuk belajar hanya menyebabkan signifikansi jarum dendritik berkurang, sehingga tidak mampu mengingat apa yang telah dipelajari.”

(Fahrurrazi)
Sumber: Xinhuanews

back to top