Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Bukti jika tidur memperkuat memori ingatan

Bukti jika tidur memperkuat memori ingatan

Washinton-KoPi, Para peneliti Amerika Serikat mengatakan pada hari Kamis (5/6) bahwa mereka telah menemuka bukti fisik bahwa tidur membantu mengkonsolidasikan dan memperkuat memori ingatan.

Dalam penelitian yang ditebitkan dalam jurnal Science, para peneliti di New York University memperlihatkan bukti tersebut untuk pertama kalinya, setelah mempelajari perkembangan jarum dendritik, sebuah tonjolan kecil dari sel otak yang terhubung dengan sel-sel otak lainnya dan memfasilitasi lewatnya informasi seluruh sinapsis atau persimpangan dimana sel-sel otak bertemu.

“Kami telah mengetahui bahwa tidur mempunyai peranan pentig dalam belajar dan memperkuat ingatan. Jika anda tidak tidur dengan baik atau nyenyak maka Anda tidak akan bisa belajar dengan baik,” Wen-Biao-Gan, peneliti senior dan professor neurosains dan psikologi di universitas tersebut mengatakan.

“Penelitian tersebut menunjukkan bukti fisik dari fenomena tersebut, di mana tidur membantu neuron dalam membentuk koneksi pada jaringan dendrit yang dapat memfasilitasi memori,” ujarnya.

“Data kami menunjukkan bahwa reaktivasi saraf selama tidur adalah cukup penting bagi pertumbuhan jaringan tertentu dalam korteks motor,” tambahnya.

“Penemuan ini sangat penting bagi anak-anak,” katanya lagi. “Tidak tidur atau begadang hanya untuk belajar hanya menyebabkan signifikansi jarum dendritik berkurang, sehingga tidak mampu mengingat apa yang telah dipelajari.”

(Fahrurrazi)
Sumber: Xinhuanews

back to top